Sering Nonton Film Porno, Peternak Ikan Hias Cabuli Bocah Lima Tahun

foto/depe.

Palembang- Dedek Apriadi (29) warga Kecamatan Sako Palembang harus berurusan dengan pihak berwajib, lantaran ulahnya yang mencabuli bocah berumur lima tahun berinisial ZZ, yang tak lain masih tetangganya sendiri.

Akibat perbuatannya itu, Dedek harus  mendekam di sel tahanan setelah diserahkan pihak keluarga korban ke ruang pengaduan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Kamis (18/1) sekitar pukul 13.00.

Berita Sejenis
1 daripada 38

Saat ditemui di ruang piket Satreskrim Polresta Palembang, Dedek yang merupakan peternak ikan hias ini mengakui perbuatannya. Ia mengatakan, kejadiannya berawal ketika korban berbelanja di warung miliknya.

“Awalnya dia belanja di warung saya, beli mainan yang harganya seribu. Tapi saya kesal, karena dia belanjanya bertele-tele Pak. Jadi saya marahi dia dan mendorongnya hingga terjatuh Pak,” ucapnya memberikan keterangan kepada awak media.

Melihat korban terjatuh, munculah hasrat lelakinya untuk mencabuli korban, apalagi ia sering menonton film dewasa. “Saya buka celananya dan masukkan jari ke dalam kemaluannya. Iya, sering nonton film porno Pak,” tuturnya.

Dedek mengungkapkan, ketika ia mengobok-obok kemaluan ZZ. Cairan dari kemaluannya keluar, sehingga ia pun menempelkan alat vitalnya ke punya korban. “Kemaluan saya tempelkan ke dia, saya khilaf Pak,” tambahnya.

Usai melakukan perbuatannya, ia pun memberikan mainan yang ingin dibeli korban secara gratis. “Saya kasihkan gratis, agar dia tidak menangis lagi dan tidak bercerita kepada siapapun. Saya benar-benar menyesal dan minta maaf,” tutur Dedek.

Sementara itu, Kasubag Humas Iptu Samsul membenarkan penangkapan diduga pelaku pencabulan anak di bawah umur. Saat ini berkasnya ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Palembang.

“Iya, tersangka sudah kita amankan dan masih dalam pemeriksaan oleh anggota kita. Kalau terbukti bersalah, akan diproses dengan hukum yang berlaku. Terancam dikenakan UU Perlindungan Anak,” tutupnya. Korankito.com/depe.

AN