Dihentikan Satlantas, Dodi Buang Pirek Berisikan Sabu

foto/cr2

Palembang- Dodi Supriadi (31) warga Dusun III, Pulau Harapan, Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin, Sumsel harus mendekam di sel tahanan Mapolda Sumatera Selatan (Sumsel).

Sebab, ia kepergok anggota Satlantas Polresta Palembang membuang pirek (alat hisap sabu) yang masih berisika narkoba jenis sabu-sabu di simpang empat Rajawali, Kecamatan IT II Palembang.

Berita Sejenis

Ribuan Ekstasi Gagal Beredar di Palembang

BNN Sumsel Amankan 7 Kilogram Sabu

1 daripada 100

Berdasarkan data dihimpun, tertangkapnya Dodi bermula ketika anggota Satlantas menghentikan sepeda motor Honda yang dikemudikan tersangka lantaran tidak menggunakan kaca spion.

Ketika dihentikan, Dodi terlihat gugup dan membuang bungkusan plastik dari tangannya. Akan tetapi, ulahnya itu terlihat oleh petugas sehingga tersangka langsung diamankan terlebih dahulu.

Barulah, petugas mengambil bungkusan plastik yang dibuang tersangka. Benar saja, ketika dibuka oleh anggota, bungkusan itu berisikan pirek yang masih ada sabu didalamnya.

Saat bersamaan, melintas anggota Ditres Narkoba Polda Sumsel, sehingga tersangka Dodi diserahkan untuk dibawa ke Mapolda Sumsel guna pengembangan dan proses hukum lebih lanjut.

Kasatlantas Polresta Palembang Kompol Yudha Widyatama Nugraha membenarkan pihaknya mengamankan seorang pelaku yang diduga membawa pirek yang masih ada sabunya.

“Berawal ketika anggota menghentikan pelaku karena melanggar peraturan lalulintas. Namun nyatanya, pelaku malah membuang benda yang mencurigakan,” katanya, Rabu (17/1) siang.

Yudha menambahkan, saat ini tersangka sudah diamankan di Polda Sumsel. “Sudah kita serahkan, karena saat bersama melintas anggota narkoba Polda Sumsel di lokias,” tutupnya. Korankito.com/cr2/depe.

AN