Osman Sapta Dipecat. Ini Kata Wiranto

Wiranto: “Pak OSO saat terpilih jadi Ketum partai Hanura menggunakan mekanisme AD/ART. Sehingga kinerja beliau harus sesuai dengan AD/ART,"

Wiranto. Foto/net

Ketua Dewan Pembina Partai Hanura Wiranto, akhirnya angkat suara terkait konflik yang mendera internal partai yang didirikannya itu.

Wiranto mengatakan, polemik itu bisa diselesaikan secara internal dengan tetap merujuk pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

“Permasalahan yang ada di sana sudah ada payung hukumnya yakni AD/ART. Kalau kemudian di sana ada rasa tidak puas, ada sesuatu yang dianggap kurang tepat, diselesaikan dengan internal partai dengan cara-cara memenuhi AD/ART. Di sana saya sebagai ketua dewan pembina akan melihat kemudian memberikan sikap ini bagaimana menyelesaikannya,” urai Wiranto di kantor Kemenko Polhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (15/1).

Berita Sejenis
1 daripada 4

Selanjutnya Wiranto menuturkan, gejolak di internal partai merupakan hal yang biasa terjadi. Sebagai Dewan Pembina, ia pun akan melihat secara utuh permasalahannya dan akan berusaha mencari solusinya.

“Itu hal yang sangat biasa dalam mekanisme partai politik. Jadi tidak usah kita ributkan karena akan kita selesaikan,” tukas Wiranto.

“Saya percaya bahwa partai Hanura sejak awal didesain untuk selalu memenuhi hasrat politiknya melalui AD/ART. Pak OSO saat terpilih jadi Ketum partai Hanura menggunakan mekanisme AD/ART. Sehingga kinerja beliau harus sesuai dengan AD/ART,” tutup wiranto.(korankito.com/mbam)

AN