Janin April Jasmine Kembar, Satu Laki-laki, Lainnya Masih Misteri

Foto/dok

April Jasmine dan Ustad Solmed dibikin penasaran dengan jenis kelamin jamin kembar yang saat ini berusia empat bulan. Bagaimana tidak penasaran, karena salah satu janin masih belum bersedia menunjukkan jenis kelamin saat pemeriksaan USG dilakukan.

Kalau boleh tahu, April dan Solmed ingin bayi kembar identik atau tidak identik?

“Kita planning program kembar, sudah diperiksa dokter kondisi calon anak kembarnya sehat. Waktu diperiksa sempat diprediksi dua-duanya laki-laki. Tapi waktu diperiksa lagi, baru ketahuan satu laki-lakinya, yang satunya belum pasti. Mungkin bulan depan dicek lagi,” ujar Ustad Solmed ditemui di kediamannya di Jakarta Barat, Sabtu (6/1).

Laki-laki atau perempuan, baik April maupun Jasmine tak masalah. Yang penting janinnya sehat sampai lahir ke dunia nanti, karena perjuangan April dari awal hamil sampai detik ini cukup berat.

Bayangkan, selama tiga bulan di awal kehamilan, April dilarang turun dari tenpat tidur. Ia harus istirahat total, mengingat kehamilan dilakukan melalui proses bayi tabung. Selama itu pula, April susah makan, ia mual, namun tidak alami ngidam.

Berbeda dengan Solmed yang rasakan beberapa kali ngidam, plus mual-mual seperti sang istri. Karena mereka sama-sama berjuang keras, maka apapun jenis kelamin anak nanti, disyukuri dengan penuh kebahagiaan.

“Proses kehamilan April ini kan cukup menegangkan dan melelahkan. Jadi kalau punya anak kembar, ibaratnya capek, sakit dan lelahnya dirapel langsung karena satu kehamilan dapat dua anak,” tutup Solmed. O tri

AN