Polisi Gadungan Gerebek Rumah Diduga Bandar Narkoba 

foto/depe.

Palembang- Ahmad Safriadi tak menyangka akan berurusan degan pihak kepolisian Polresta Palembang. Sebab ia mengaku sebagai anggota kepolisian dan menggerebek rumah YG, seorang terduga bandar narkoba di kawasan Kecamatan Plaju Palembang.

Tersangka Ahmad diringkus Unit Pidana Umum (Pidum) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Palembang di kediamannya yang berada di kawasan Wayhitam, Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan IB I Palembang, beberapa waktu yang lalu.

Berita Sejenis
1 daripada 29

Saat ditemui di ruang piket Satreskrim Polresta Palembang, tersangka mengakui perbuatannya. Ia mengatakan saat melancarkan aksinya tidaklah sendirian, melainkan dibantu ketiga temannya yang kini masih dalam pengejaran aparat kepolisian.

“Saya melakukannya bersama AN, TR dan IB. Satu orang dari kami berempat memang ada anggota polisi Pak. Kami datang ke rumah korban dan menggerebeknya. Kami juga temukan bong dan pirex, lalu korban kami bawa,” tuturnya memberikan keterangan, Minggu (7/1) siang.

Kemudian, korban dibawa kesuatu tempat dan diminta uang damai agar dapat dilepaskan. “Saya tidak tahu dimana tempatnya, karena tidak ikut. Hanya saja ketika korban dikembalikan kepada keluarganya saya mengendengar kalau diminta uang 5000 (Rp5 juta),” tuturnya.

Ahmad mengatakan, dari uang itu dirinya hanya mendapatkan bagian sebesar Rp1 juta dan uangnya sudah habis untuk memenuhi kebutuhan hidup. “Saya gunakan untuk membeli susu anak Pak. Baru pertama kalinya Pak,” aku tersangka.

Kasubag Humas Polresta Palembang Iptu Samsul membenarkan pihaknya mengamankan terduga pelaku polisi gadungan. “Tersangka sudah kita amankan dan kini masih dilakukan pemeriksaan oleh anggota Satreskrim Polresta Palembang,” pungkasnya. Korankito.com/depe.

AN