Miris, Bayi Perempuan Dibuang di Semak-semak

foto/dhia.

Lubuklinggau- Masyarakat Jalan Kaliserayu, Kelurahan Kaliserayu, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau, Rabu (3/1) sekitar pukul 06.00 mendadak heboh. Sebab, warga menemukan sesosok bayi yang berada di dalam kantong keresek warna hitam. 

Saat ditemukan, kondisi kantong keresek dalam keadaan terikat dibawah pohon kelapa sawit. Sehingga, setelah penemuan bayi perempuan itu langsung dibawa ke bidan sekitar lokasi penemuan untuk dilakukan perawatan intensif.

Berita Sejenis
1 daripada 2

Berdasarkan data dihimpun, bayi yang diduga berusia satu hari ini pertama kali ditemukan oleh Sairul, warga sekitar dekat lokasi yang hendak ke kebun kopinya. Dimana ketika itu, ia mendengar suara bayi yang sedang menangis.

“Pertama kali menemukan itu Saiful, dia membangunkan saya yang lagi tidur, dan bilang katanya mendengar suara budak (bayi) yang menangis. Mendengar itu, saya langsung bangun dan pergi ke lokasi bersama istri dan adik ipar saya,” tuturnya.

Setiba di lokasi, ia memang mendengar suara bayi dan langsung mencari keberadaannya. Betapa kagetnya, ia mendapati bayi di dalam kantong keresek hitam di semak-semak dan tangan sebelah kiri bayi itu keluar dari kantong plastik yang robek.

“Saat diangkat, tangisan bayi itu semakin keras Pak. Kami langsung cepat-cepat membawanya ke rumah bidan yang ada di sekitar sini untuk mendapatkan perawatan intensif,” tambah Bambang.

“Kondisinya masih hidup, tapi badannya membiru mungkin karena kedinginan. Tali puser sudah terpotong, tapi masih menempel di perutnya. Hidung dan mulutnya lebam kemerahan, mungkin juga digigit semut,” imbuhnya.

Wakapolres Lubuklinggau Kompol Andi Kumara membenarkan adanya temuan bayi yang dibuang. Dirinya mengungkapkan, anggota Bhabinkamtibmas Kelurahan Kaliserayu Brigpol M Deden sudah mendatangi lokasi dan melaporkannya.

“Kondisinya membiru dan kedinginan dan diselamatkan warga, dibawa langsung kebidan Mudjida untuk dihangatkan dan diselamatkan,” jelasnya.

Terpisah, Bidan tempat bayi dirawat Masjidak Azulan kondisi bayi saat ini dalam keadaan berangsur membaik. Bayi itu berjenis kelamin perempuan, berat 2,8 kg dan panjang 49 cm.

“Tidak ada luka atau lecet. Namun dibagian hidung dan mulut sedikit lebam kemerahan. Sekarang sudah sehat dibanding tadi (saat penemuan) Sudah dimandikan dan langsung dihangati pakai lampu,” terangnya.

Lebih lanjut, Masjidak mengaku bayi perempuan cantik itu rencananya akan diadopsi oleh anak perempuannya yakni Tika Hendrik. “Mau diadopsi anak saya. Anak saya juga bidan yakni Tika Hendrik bersama dengan suaminya Damario,” timpalnya.

Kata Masjidak, memang anaknya itu yakni Tika dengan suaminya belum dikarunia anak sejak menikah tiga tahun yang lalu. Dan bayi yang ditemukan serta dirawat dirumahnya saat ini sudah diberi nama Anisa Nurhidayah.

“Alhamdulillah dikasih anak, cucu. Rencananya hari ini langsung mau ngurus membuat surat-surat untuk kelengkapan adopsi oleh anak saya Tika sama suaminya,” pungkasnya. Korankito.com/dhia/depe.

AN