Dibakar Api Cemburu, Richo Sekap dan Siksa Pacar

-Korban alami luka sayatan di leher dan patah kaki 

foto/dhia.

Lubuklinggau- Diduga dibakar api cemburu, pemuda pengangguran yakni Richo Sepyuliska (31) nekat menyekap serta menyiksa pacarnya KL (16) warga Kelurahan Durian Rampak, Kecamatan Utara I, Kota Lubuklinggau.

Sehingga, korban harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuklinggau dr Sobirin setelah mengalami patah kaki, luka sayatan di leher dan luka lebam sekujur tubuh akibat penganiayaan yang dilakukan tersangka.

Berita Sejenis
1 daripada 47

Sedangkan, pemuda yang tinggal di Jalan Rambutan, Kelurahan Taba Jemekeh, Kecamatan Lubuklinggau Timur I ini harus mendekam di sel tahanan usai diamankan di oleh Satreskrim Polres Lubuklinggau di kediamannya.

Berdasarkan data yang dihimpun, perbuatan tersangka terbongkar berawal ketika nenek korban Muslaini (60) mendapati cucunya tidak pulang ke rumah selama tiga hari. Merasa curiga, Muslaini mendatangi kediaman pelaku.

Ketika itulah, Muslaini mendengar suara cucunya berada di dalam kamar rumah tersangka. Lantas ia pun, mendatangi Mapolres Lubuklinggau untuk meminta bantuan menyelamatkan KL yang disekap oleh Richo.

Setibanya petugas di rumah tersangka, mendapati korban sudah mengalami luka lebam dan tak dapat berjalan lagi. Sehingga langsung dibawa ke RSUD dr Sobirin untuk mendapatkan perawatan. Sedangkan pelaku diamankan di Polres Lubuklinggau.

Selama disekap, tersangka menganiaya korban dengan cara memukulkan palu kearah pahanya, menyayat leher dengan pisau carter dan memukulkan besi kearah kaki korban, hingga mengalami patah tulang.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Sunandar melalui Kasat Reskrim AKP Ali Rojikin membenarkan pihaknya mengamankan pelaku. Ia mengatakan, berawal ketika nenek korban mendatangi Mapolres Lubuklinggau untuk meminta bantuan menyelamatkan korban.

“Kita langsung bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian dan benar, kita temukan korban dalam keadaan disekap. Korban kita evakuasi ke rumah sakit, sedangkan pelakunya langsung kita amankan di Mapolres,” ujarnya.

Ia mengatakan pelaku akan dijerat dengan Pasal 76C Jo Pasal 80 (2) UU RI No 35 tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak. “Tersangka masih menjalani pemeriksaan oleh anggota kita, kondisi korban masih dirawat di rumah sakit,” katanya. Korankito.com/dhia/depe.

AN