Terlibat Begal, Pelajar SMP Dicokok Polisi

Dua pembobol rumah juga ikut diciduk polisi

foto/dhia.begal

Lubuklinggau- Seorang pelajar sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Lubuklinggau berinisial DK (14) warga Kelurahan Durian Rampak, Kecamatan Lubuklinggau Utara I, dicokok Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lubuklinggau.

Ia ditangkap lantaran terlibat aksi begal terhadap Istiqomah (17) pelajar SMA yang sedang berfoto di Sport Center, Kelurahan Petanang, Kecamatan Lubuklinggau Utara I, Kota Lubuklinggau, 6 Agustus 2017 sekitar 16.00.

Berita Sejenis
1 daripada 50

Berdasarkan data yang dihimpun, saat melancarkan aksinya tersangka tidak sendirian. Melainkan dibantu oleh keenam tersangka lainnya yakni RN, AX, RD, SD, FR dan FB yang semuanya masih dalam pengejaran oleh anggota kepolisian Polres Lubuklinggau.

Tersangka bersama komplotannya mendatangi lokasi dengan menggunakan dua unit sepeda motor dan langsung menodongkan senjata api rakitan (senpira), parang serta pisau kearah korban yang ketika itu sedang bersama kedua temannya.

Merasakan ketakutan dengan ancaman kawanan pelaku, ketiga korban akhirnya menyerahkan satu unit sepeda motor Honda Beat nopol BG 2715 HT, satu unit ponsel merek Oppo dan satu unit kamera DSLR. Akibatnya, korban mengalami kerugian mencapi puluhan juta.

Kepada petugas, tersangka DK mengakui perbuatannya. “Saya hanya menemani dan diikasih tugas untuk mengawasi keadaan sekitar lokasi saja. Saya dapat bagian uang Rp400 ribu, sudah habis dibelikan velg motor,” tuturnya saat gelar perkara di Mapolres Lubuklinggau, Rabu (3/1) siang.

Sementara itu, Kapolres Lubuklinggau AKBP Sunandar melalui Kasat Reskrim AKP Ali Rojikin membenarkan pihaknya telah menangkap pelaku begal. Dirinya menyebutkan, satu orang yang ditangkap anggotanya masih berstatus pelajar SMP.

“Empat tersangka sudah kita amankan, sedangkan yang lainnya masih dalam pengejaran anggota kita. Namun identitasnya sudah kita kantongi. Barang bukti yang kita amankan berupa velg sepeda motor yang dibeli dari uang hasil kejahatan yang ia lakukan,” tuturnya.

Untuk tersangka, lanjutnya, sudah diamankan dan masih dalam pemeriksaan pihaknya. “Akan kita kembangkan diduga masih ada TKP lainnya. Kita terapkan Pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana kurungan penjara diatas lima tahun,” tambah Ali.

Di hari yang sama dan tempat terpisah, Satreskrim Polres Lubuklinggau juga mengamankan dua tersangka pembobol rumah Zilzian di Jalan Puskesmas Taba, Kelurahan Cereme Tabah, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Kota Lubuklinggau.

Kedua tersangka yakni MH (17) dan Frediansyah (30), warga Kelurahan Cereme Tabah, Kecamatan Lubuklinggau Timur II. Mereka ditangka polisi di dua lokasi yang berbeda, MH saat bermain volly dan Frediansyah di rumahnya.

Kawanan pelaku masuk ke rumah korban dengan cara merusak pintu dan berhasil menggasak sepeda motor Yamaha F1 ZR dengan napol AB 4756 SD. Pengakuan tersangka motor tersebut telah dijual di kawasan Muara Beliti, Kabupaten Musirawas.

“Iya, kita juga mengamankan kedua tersangka bobol rumah. Selain mereka, kita amankan barang bukti berupa BPKB dan STNK motor korban. Untuk pasal akan kita kenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman diatas lima tahun,” tutup Ali Sadikin. Korankito.com/dhia/depe.

AN