Oknum Perwira Polres OKU, Diduga Intimidasi Wartawan TVRI Sumsel

Ilustrasi/net

BATURAJA – Peristiwa Intimidasi yang dilakukan oknum polisi terhadap wartawan saat melaksanakan tugas peliputan kembali terjadi. Jika sebelumnya peristiwa yang hampir sama terjadi di Kabupaten Waykanan beberapa waktu lalu, kali ini hal serupa kembali terjadi dan dialami oleh Muhammad Wiwin yang merupakan wartawan TVRI Baturaja, Kabupaten OKU, saat tengah melakukan tugas peliputan adanya peristiwa kasus pembunuhan yang terjadi tak jauh dari kediamannya, Sabtu (23/12/2017).

 

Menurut keterangan Wiwin, saat itu dirinya seperti biasa melaksanakan tugas peliputan pembunuhan yang kebetulan terjadi didekat rumahnya. Lalu sampai di Tempat Kejadian Perkara (TKP), seperti biasa wartawan TVRI ini mengambil gambar untuk ditayangkan, namun ketika Kanit Pidum Polres OKU IPDA Charli datang langsung menghampiri Wiwin dengan melontarkan kata-kata kasar.

“Kamu siapa? Kamu kalau wartawan konfirmasi dulu ya sama polisi,” tiru Wiwin seraya mengatakan jika saat itu oknum perwira tersebut membentak dirinya dan mempermalukannya dihadapan warga sekitar.

Bukan itu saja, Charli juga seakan membatasi kinerja wartawan disana. Dia bertanya masih ada wartawan lain yang meliput di TKP. Ada apa ini? Mau tutupi kasus pembunuhan tersebut? Seakan di Baturaja aman terkendali.Puncaknya Charli meminta agar isi rekaman Wiwin dalam kameranya dihapus.

Ada 3 orang anggota polisi mendekati Wiwin  dan memegang tangannya untuk merampas kameranya. Namun Wiwin tidak mau menyerahkannya.  Wiwin pura-pura koperatif mau menghapus rekaman tersebut namun ketika polisi lengah dia menyelinap dan menghilang.

Atas kejadian tersebut Wiwin telah melapor kepada atasannya di Palembang dan  juga akan melaporkan oknum polisi tersebut ke Propam.

Berita Sejenis
1 daripada 4.020

”Kasus ini akan saya bawa ke jalur hukum, perkara diterima atau tidaknya laporan saya tetap akan saya bawa kasus ini ke jalur hukum, agar tidak ada lagi oknum-oknum seperti Charli ini bertindak seenaknya saja,”pungkas Wiwin.

Sementara Ketua PWI OKU Purwadi saat dikonfirmasi mengenai insiden ini sangat menyayangkan masih saja terjadi tindakan menghalangi dan mengintimidasi wartawan TVRI yang sedang melakukan peliputan itu.

Kata Purwadi, tidak semestinya oknum perwira polisi apalagi berpangkat perwira melakukan hal tersebut.(korankito.com/mbam)

AN