Hendak Saling Serang, Oknum Suporter Kedapatan Bawa Pedang 

-Berawal saling ejek di grup sosial media

foto/cr2.

Palembang- M (15), oknum dari salah satu kelompok suporter Sriwijaya FC ini terpaksa harus berurusan dengan pihak berwajib. Ia kedapatan membawa sebilah senjata tajam (sajam) jenis pedang oleh anggota Satlantas Polresta Palembang.

Remaja yang juga berstatus pelajar sekolah menengah kejuruan (SMK) di Kota Palembang itu ditangkap saat melintas dengan sepeda motor di Jalan M Isa, Kecamatan IT II Palembang, Jum’at (22/12) sekitar pukul 15.00.

Berita Sejenis
1 daripada 193

Saat ditemui di ruang piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang. M mengaku pedang bukanlah miliknya melainkan punya temannya yang berhasil meloloskan diri saat akan ditangkap aparat kepolisian.

“Sumpah Pak, bukan punya saya. Pedang itu punya teman saya dan mereka berhasil melarikan diri ketika motor kami dihentikan polisi,” kata remaja yang tinggal di Jalan Bali, Sekip Ujung, Kecamatan Kemuning Palembang ini sambil menangis.

Ia mengatakan pedang itu, sengaja dibawa oleh temannya untuk menyerang kelompok suporter Sriwijaya FC lainnya. “Saya dijemput teman di rumah, mengajak kumpul di dekat RS Hermina untuk menyerang suporter yang menantang kami di grup,” ujarnya

Namun, karena kelompok suporter yang menantang tidak kunjung datang. Ia memutuskan untuk mengantarkan kedua temannya pulang kerumah. “Kami bonceng tiga pak, tidak pakai helm. Kemudian, kami dihentikan polisi. Dua teman saya kabur, saya ditangkap,” jelasnya.

Sementara Kasubnit Turjawali Dua Satlantas Polresta Palembang Ipda Mirsan membenarkan pihaknya mengamankan satu orang tersangka yang kedapatan membawa sajam. “Pelaku tidak mengenakan helm dan bonceng tiga, lalu kita kejar,” ujarnya.

Setelah berhasil dihentikan, kedua temannya langsung melarikan diri. “Diduga mereka ini hendak melakukan perkelahian, karena menggunakan tiga sepeda motor dan semuanya membawa sajam. Selanjutnya, kita serahkan ke pihak Reskrim,” pungkasnya. Korankito.com/depe.

AN