Oknum Pelajar Habisi Nyawa Teman

-Kesal ember berisikan minyak dirampas korban

foto/cr2.

Palembang- Merasa kesal lantaran ember yang berisikan minyak dirampas korban. TF (16) oknum pelajar sekolah menengah kejuruan (SMK) swasta di Kota Palembang ini tega menikam Adi Wijaya (16) hingga korban meregang nyawa di RSUD Palembang BARI.

Hal tersebut membuat pemuda yang tinggal di Jalan KI Marogan, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir itu harus mendekam di sel tahanan setelah diringkus Unit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polresta Palembang, Kamis (21/12) malam atau dua jam dari kejadian.

Berita Sejenis
1 daripada 49

Saat ditemui di ruang Pidum Polresta Palembang, TF mengaku khilaf melakukan perbuatannya. Hal itu terjadi, karena ia kesal dengan perbuatan korban yang merampas ember serta mempermalukannya di hadapan teman-teman.

Sebelum kejadian, lanjutnya, korban mendatangi dirinya dan langsung merampas ember yang berisikan tumpahan minyak yang telah dikumpulkannya susah payah. “Karena dia ambil ember, jadi saya tegur terlebih dahulu Pak,” ujarnya kepada awak media, Jum’at (22/12) siang.

Usai menegur korban, dirinya malah mendapatkan pukulan dan tantangan dari Adi untuk berkelahi. “Kepala saya dipukul, dan dia berkata nak ngapo kau melawan nian apo kau tuhdimano kau nak ngajak begojo,” ujarnya menirukan perkataan korban.

Merasa tersinggung dan sakit hati. Dirinya pun langsung pulang ke warung milik orangtuanya untuk mengambil senjata tajam (sajam) pisau. “Saya datang lagi kesana, dan sata tusuk di bahu serta lehernya. Kemudian saya kabur Pak,” kata TF.

TF mengungkapkan, usai ditikam korban masih dalam keadaan sadar dan bernyawa. “Setelah saya tusuk dia masih hidup Pak dan dibawa ke rumah sakit. Tidak lama saya mendapatkan kabar kalau dia meninggal dunia,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui Kasubag Humas Iptu Samsul membenarkan adanya penangkapan oknum pelajar yang menghabisi nyawa temannya sendiri. “Saat ini, tersangka masih dalam pemeriksaan petugas lebih dalam terkait penyebab pembunuhan yang sudah dilakukannya,” singkatnya. Korankito.com/cr2/depe.

AN