Mantan Camat dan Oknum Polisi Terjaring Razia

korankito/dhia

Lubuklinggau  Perbuatan memalukan dilakukan mantan Camat Rawas Ilir Kabupaten Muratara berinisial G ini. G yang seharusnya menjadi panutan itu terpaksa digelandang ke kantor Badan Nasional Narkotika Kota (BNNK) Lubuklinggau setelah terjaring razia yang digelar aparat gabungan BNNK Lubuklinggau,Dansubdenpom II/4-5 dan BIN Kota Lubuklinggau, Senin (18/12) pukul 23.45.

Bahkan berdasarkan hasil dari tes urine, G dinyatakan positif menggunakan narkoba. Tidak hanya itu, aparat gabungan juga menggelandang dua orang oknum anggota Polri berinisial E dan Y. Dua Polisi yang diketahui berdinas di Polres Empatlawang itu juga dinyatakan positif menggunakan narkoba.

“Mereka (G, E, Y) terjaring razia di salah satu tempat hiburan malam di Lubuklinggau. Ketiganya langsung kita amankan karena positif menggunakan narkoba,” kata Kepala BNNK Lubuklinggau, AKBP Edi Nugroho, Selasa (19/12).

Dia mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan secara mendalam terhadap ketiga oknum yang seharusnya menjadi pengayom masyarakat tersebut. “Kita masih dalami. Untuk dua anggota Polri yang terjaring, sangsinya akan kita serahkan sepenuhnya ke pimpinan mereka. Sementara G, akan dilakukan tindaklanjut guna mengetahui sejauh mana keterlibatannya dalam penyalahgunaan narkoba tersebut,” tutur Edi

Selain tiga oknum tersebut, aparat gabungan juga mengamankan 14 orang lainnya yang positif narkoba. 14 orang tersebut mulai dari mahasiswa, wiraswasta, buruh, pengamen, hingga pengangguran.

“Jika mereka hanya pemakai maka bisa dilakukan assesment. Tapi bila turut mengedarkan, tentu hukumannya akan lebih berat. Itu masih kita lakukan pengembangan,” tegasnya.

Diketahui, dalam razia tersebut aparat gabungan tidak hanya menggeruduk tempat hiburan malam. Sejumlah warung internet (warnet) yang buka di malam hari tak luput dari incaran petugas. Hal itu dilakukan untuk menindaklanjuti laporan masyarakat yang resah dengan bukanya warnet di malam hari.

“Salah satu lokasi warnet di wilayah Jawa Kiri, Kecamatan Lubuklinggau Timur I. Warnet itu beberapa kali dilaporkanmasyarakat karena jam operasionalnya seakan-akan tidak ada hari liburnya,” ungkapnya.

Untuk itu, sambungnya, kegiatan razia tersebut akan terus dilakukan sebagai langkah antisipasi maraknya peredaran narkoba jelang natal dan tahun baru. Sekaligus untuk melihat sejauh mana kondisi kota Lubuklinggau saat ini,” tukasnya.korankito.com/dhia/die

AN