Ekseskusi Lahan di Lubuklinggau Timur Berlangsung Mencekam

-Warga lempari aparat dengan bom molotov

korankito/dhia.

Lubuklinggau- Eksekusi Jilid II yang dilakukan Perum DAMRI di lahan seluas 1,5 HA, Kelurahan Air Kuti, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Kota Lubuklinggau, Rabu (20/12) pagi berlangsung ricuh.

Ratusan warga yang berada perumahan mencoba menghalau eksekusi lahan dengan cara memblokade jalan menggunakan ratusan ban bekas. Mendapati halauan, Kapolresta Lubuklinggau AKBP Sunandar memberikan membacakan peringatan.

Usai pembacaan itu, warga yang mulai tersulut emosi langsung melemparkan aparat dengan menggunakan bom molotov. Hal tersebut, tidak digubris pihak kepolisian yang terus bertahan dengan tameng pelindung.

Kapolres kembali membacakan peringatan untuk kedua kalinya. Akan tetapi warga tetap tidak membubarkan diri, bahkan kembali melempari petugas. Anggota mulai merangsek mendekati kerumunan warga dengan diikuti mobil water canon dan tembakan gas air mata.

Masyarakat yang sudah emosi terus memberikan perlawanan. Satu persatu warga yang diduga merupakan provokator diamankan oleh pihak kepolisian. Setelah situasi kembali kondusif, petugas langsung merobohkan bangunan dengan alat berat. Korankito.com/dhia/depe.

AN