Anggota DPRD Banyuasin Rogoh Kocek Pribadi Untuk Perbaikan Jalan

Suasana pemerataan jalan. foto/waluyo

 

Banyuasin – Anggota DPRD Kabupaten Banyuasin dari Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Sakri rela menggunakan uang pribadinya guna meratakan jalan yang selama ini rusak dan berlubang, tepatnya di jalan Talang Gebang, Kelurahan Pangkalan Balai Kecamatan Banyak III Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan (Sumsel).

 

Ketua PKPI Banyuasin ini mengaku bahwa scraf yang dilakukannya merupakan inisiatifnya sendiri dengan menggunakan dana pribadi, dirinya berharap penggerjaan jalan yang rusak tersebut agar segera dilakukan oleh Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Banyuasin.

 

Berita Sejenis
1 daripada 4.013

“Dana saya pribadi untuk mensecraf jalan ini, sebab menunggu dari dinas terkait belum juga ada pngerjaan, tahun ini juga sudah hampir habis” ucap Sakri saat dibincangi wartawan ketika menyaksikan penggarapan jalan Talang Gebang,” Rabu (20/12).

 

Dikatakannya, pengerjaan tender akan dilaksanakan dibulan April, dengan begitu dirinya berharap jalan Talang Kebang kondisinya mulus dengan disertai drainase. “Kalau kabarnya, untuk tender akan dilaksanakan dibulan April nanti, saya berharap jalan ini mulus dengan dibuatkan siring agar jalan yang sudah kita bangun awet, karena air tidak menggenangi jalanan,” ujarnya.

 

Sementara itu, Ketua RW 012 Talang Kebang, Kelurahan Pangkalan Balai Syarpawi mengaku, bahwa pihaknya telah sering melakukan usulan kepada pihak terkait untuk perbaikan di jalan tersebut.

 

“Saya selaku ketua RW sudah sering mengusulkan perbaikan ini kepada pihak Kelurahan, dan mereka mengtakan kalau jalan ini bukan jalan Kelurahan, berbeda dengan jalan Manggus yang masuk kelurahan Pangkalan balai,” ucapnya.

 

Dirinya mengaku senang atas scraft yang dilakukan oleh Anggota Dewan Dapil V Kabupaten Banyuasin ini, sebab jalan Talang kebang ini sudah mengalami kerusakan yang sangat parah.

 

“Jalan ini dilewati oleh mobil pasir dari Desa Lebung, bila lewati bisa 5-10 mobil dalam sehari, dan bertonase sebanyak 8-15 ton, dengan dilakukannya scraf ini kami merasa senang juga namun belum seberapa, sebab bila hanya sebatas di scaraf jalan ini akan semakin rusak,” ujarnya.

 

Ditambahkannya, beberapa waktu lalu jalan Talang kebang ini sudah dilakukan pengukuran oleh pihak Kelurahan Pangkalan balai atas usulan dari berbagai pihak. “Ya sebelumnya sudah dilakukan pengukuran oleh pihak Kelurahan, dan jumlahnya sepanjang 1,3 KM, harapan kami jalan ini mulus seperti wilayah lqin yang ada di Pangkalan balai, jangan seperti di anaj tirikan,” tukasnya. (waluyo/ejak)

 

AN