Pretty Asmara Dapat Perlakuan “khusus” di Penjara. Kok Bisa Ya?

Pretty Asmara. Foto/dok

Pretty Asmara menceritakan pengalaman selama berbulan-bulan mendekam di penjara. Meski tak bebas bergerak, tapi Pretty mengaku dimanja oleh warga binaan lainnya. Banyak yang membantunya di sana, seolah obati kesedihan Pretty yang belum bisa pulang ke rumah.

“Di kamar penjara aku dimanjain banget, dipanggil Baby Hui, setiap habis mandi pada ngusapin badanku pakai handuk, ada yang ngandukin, ngelapin rambut pada baik-baik. Kehidupan di dalam penjara, bertemu macam-macam orang, ada nenek-nenek, ada gadis ABG, kasusnya juga macam-macam tapi semua narkoba. Disebut tempatnya orang jahat, tapi justru banyak yang care sama aku,” ucap Pretty Asmara ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (18/12).

Berita Sejenis
1 daripada 4.020

Ternyata perlakuan ‘khusus’ itu didapatkan dari rekan sesama tahanan, karena ternyata banyak yang peduli selama Pretty di penjara, wanita berbadan subur itu tak rasakan kesepian. Justru Pretty alami perubahan baik, karena ia menjadi semakin dekat dengan Tuhan.

“Di penjara bisa benar-benar dekat sama Allah. Sebelum ditangkap sebenarnya saya baru balik umroh, tapi saya masih malas salat dan nggak berubah. Sekarang saya masuk penjara menembus dosa, minta ampun dan banyak hikmah. Rajin ibadah dan buku menjadi guruku,” jelasnya.

Sementara soal kasus hukum yang menjeratnya, Pretty masih terus berjuang untuk membuktikan bahwa dirinya bukan bandar narkoba, seperti yang selama ini dikabarkan. Pretty merasa dijebak, sehingga alami banyak kerugian, mulai dari materi hingga ancaman mendema di penjara.

“Mau disumpah pocong, saya bukan pengedar dan bandar seperti yang dituduhkan. Sidang agendanya putusan hakim sela, tanggapan dari jaksa, pengadilannya dilanjutkan, apakah kasus saya layak dilanjutkan, tanggapan dari jaksa memberatkan, jadi hakim putuskan pengadilan dilanjutkan. Pertimbangannya jaksa tolak eksepsi tentang beberapa keberatan, intinya kasus saya tetap dilanjutkan,” tandasnya. O tri

AN