Pentingnya Kebersihan Area Kewanitaan Dari Segi Agama Dan Kesehatan

Suasana kajian muslimah. foto/ejak

Palembang – Ratusan guru dari beberapa lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Raudhatul Athfal (RA) sangat antusias mengikuti Kajian Muslimah yang digelar oleh Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI), Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA), Yayasan Salsabila Sriwijaya bekerja sama dengan Resik V Godokan Sirih, antiseptik alami yang efektif mengatasi keputihan.

Kajian ini sendiri bertemakan “Istri Salehah, Cantik Resik, Keluarga Bahagia” yang membahas mengenai pentingnya perawatan organ kewanitaan dari sisi Islami dan kedokteran, dengan narasumber masing-masing Ustadzah Anita dan dr Hafsha Rizki.

Berita Sejenis
1 daripada 4.020

Ustadzah Anita menuturkan, wanita itu tidak hanya perlu memperhatikan kecantikan wajahnya saja, namun juga bagian intim kewanitaan. Diakuinya, kebanyakan wanita masih menganggap ini merupakan hal tabu untuk dibicarakan.

“Bagian tubuh ini amatlah penting dan memengaruhi banyak hal mulai dari kesehatan, kesuburan, rasa percaya diri, hingga keharmonisan rumah tangga,” katanya.

Dari pandangan Islam sendiri, kebersihan merupakan sebagian dari iman. “Allah Ta’ala sangat menyukai mereka yang rajin membersihkan diri, itulah sebabnya mengapa membersihkan diri dikatakan sebagai ibadah,” ujarnya.

Senada, dr Hafsha Rizki menambahkan, bahwa banyak orang merasa bahwa masalah kewanitaan tabu untuk dibahas secara umum, sehingga wanita cenderung merasa risih atau malu mendiskusikan keluhannya. “70% wanita rentan mengalami keputihan dan menjadi masalah area kewanitaan terbanyak yang disampaikan oleh para wanita ketika mereka mendatangi dokter,” ujarnya.

Selain berpengaruh terhadap kesehatan organ genitalia, keputihan ini juga mengganggu hubungan harmonis suami istri dan kepercayaan diri para wanita. Pemicu awal keputihan adalah kondisi organ intim yang lembab, sehingga menjadi media yang baik untuk jamur dapat tumbuh.

“Membersihkan area intim sebaiknya tidak menggunakan sabun karena bersifat basa. Lebih baik dengan air biasa atau menggunakan cairan khusus pembersih vagina dengan pH yang sesuai,” imbuhnya.

Sementara itu, Senior PR Manager PT Kino Indonesia Tbk Yuna Eka Kristina menjelaskan, pihaknya mengeluarkan produk Resik V Godokan Sirih sebagai antiseptik alami, solusi untuk memelihara kebersihan organ intim dan mencegah keputihan.

 

Resik V Godokan Sirih dibuat secara alami, dengan  kandungan utama godokan daun sirih asli, atau daun sirih yang direbus. Resik V Godokan Sirih dianjurkan digunakan secara teratur di saat haid, atau ketika mengalami keputihan.

“Uji klinis dan uji mikrobiologi  menunjukkan daun sirih menghambat bakteri  jahat dan hasil uji mikrobiologi 100% menghambat jamur penyebab keputihan. Selain itu, Resik V Godokan Sirih juga menjaga PH normal area kewanitaan yaitu antara 3-4, serta menjaga keseimbangan flora normal,” kata Yuna. (ejak)

AN