Melalui Al-Qur’an Mencerdaskan Otak Anak

Della Ayu Pratiwi mahasiswi UIN Raden Fatah Palembang.

 

Memiliki anak yang beriman dan cerdas adalah dambaan bagi setiap orang tua. Istilah “Cerdas” seringkali dihubungkan dengan ilmu pengetahuan ataupun pelajaran di sekolah. Padahal, cerdas yang membawa kesuksesan sangat bergantung pada terkumpulnya kemampuan, pengelolaan emosi, bakat, serta kematangan spiritual seorang anak.

 

Hal inilah yang banyak ditempuh oleh para orangtua demi memberikan yang terbaik bagi sang anak, mulai dari asupan makanan hingga bidang pendidikan.Tanpa disadari bahwa sebagai umat islam ternyata memiliki cara yang jitu untuk membentuk dan meningkatkan kecerdasan anak, mulai mereka didalam kandungan maupun sampai terlahir ke dunia.

 

Berita Sejenis
1 daripada 4.015

Sebenarnya bayi yang sudah lahir ke dunia memiliki kecerdasan, namun masalahnya adalah usaha dari orangtualah yang akan membentuk atau merusak perkembangan mental si anak tersebut.

 

Islam manganjurkan bahwa saat usia kandungan memasuki 120 hari atau yang lebih dikenal empat bulan ruh akan ditiupkan ke dalam janin yang telah tumbuh di rahim seorang ibu. Buat calon para ibu atau orangtua harus intensif membaca dua surah yaitu Al-fatihah yang menjadi surat terdahsyat dalam Al-Qur’an dan ayat kursi yang bermanfaat untuk menangkal gangguan jin atau setan yang bisa mengganggu anak hingga menjadi menyebabkan malas.

 

Sejak awal, Qur’an sudah menuntun proses orangtua menghadapi anaknya seperti mengazani dan mengaqiqahkannya. Ketika ibu menyusui anak, ia dapat membacakan dua surah di atas sambil mengusap kepala anak tersebut. Proses hidup yang bersumber pada Al-Qur’an akan melahirkan anak yang cerdas pada sisi kognitif dan akhlak.

 

Menurut penelitian Dr Nurhayati dari Malaysia dalam seminar Psikoterapi dan konseling Islam di Malaysia di akhir 1997 lalu mengatakan bahwa bayi berusia 48 jam yang kepadanya diperdengarkan ayat-ayat Al-Qur’an dari tape recorder menunjukkan respons tersenyum dan menjadi lebih tenang.

 

Selain itu mempengaruhi IQ, EQ, dan SQ otak pada anak. Bacaan Al-Qur’an juga memiliki efek yang sangat baik seperti meningkatkan kreativitas, meningkatkan kekebalan tubuh, meningkatkan konsentrasi pada anak, menciptakan suasana damai dan meredakan ketegangan saraf otak, memperkuat kepribadian, meningkatkan kemampuan berbahasa. Selain membaca Al-Qur’an, asupan bagi otak  anak juga harus diimbangi seperti madu, kismis, telur, delima dan lai sebagainya.

 

Jadi bukan hanya membaca Al-Qur’an saja yang dapat meningkatkan kecerdasan otak pada anak,tetapi harus juga diimbangi asupan makanannya serta jadilah orangtua yang ikut berperan penting  dalam perkembangan anak tersebut.

 

Penulis : Della Ayu Pratiwi mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang

Editor : Ejak

AN