Mengejar Impian Demi Sang Ayah

korankito/ist,

Ayah merupakan sosok penting bagi Vadel Adiguna Utama dan Vidya Dian Rizkiani. Sebab, sejak kepergian ibundanya tercinta beberapa tahun silam, sang ayah Verdy Amransyah harus menjadi orangtua tua tunggal bagi keduanya.

Dengan tekad dapat membahagiakan ayahnya, dua kakak beradik itu pun tak putus asa berusaha. Dimana Vadel, sejak menyelesaikan sekolahnya, dia memutuskan untuk bekerja. Saat ini Vadel bekerja di salah satu swalayan di Kota Baturaja. Langkah itu diambil Vadel semata-mata untuk membantu perekonomian keluarga. Vadel tidak tega melihat ayahnya membanting tulang sendirian hanya untuk mendapatkan penghasilan Rp 30 ribu hingga Rp 70 ribu sebagai tukang ojek.

Berita Sejenis
1 daripada 4.018

Sementara Vidya, mencoba belajar sebaik-baiknya agar menjadi orang sukses. Di tengah keterbatasan ekonomi keluarganya, Vidya selalu berusaha menjadi yang terdepan di sekolah. Bahkan saat duduk di bangku pendidikan SMA Negeri 1 Baturaja, Vidya selalu masuk dalam jajaran tiga besar. Oleh kecerdasannya itulah, Vidya kerap ditampilkan untuk mengikuti perlombaan geografi antar siswa di sekolahnya.

Lulus dari SMA, Vidya pun mencoba peruntungan dengan mengikuti Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Hanya saja, saat ituVidya gagal bersaing setelah dinyatakan tidak lulus. Kegagalan itu tak membuat Vidya patah semangat. Lagi-lagi Vidya terus berusaha mengejar mimpinya dengan mengikuti jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

Berkat usaha, dukungan keluarga, serta doa, usaha Vidya unyuk masuk ke PTN impiannya pun membuahkan hasil. Saat ini, Vidya tercatat sebagai mahasiswi jurusan Pendidikan Guru Anak Usia DiniFakultas FKIP Universitas Sriwijaya.

Tidak hanya itu, Vidya juga mendapatkan beasiswa bidikmisi. Beasiswa bidikmisi merupakan bantuan dari pemerintah RI melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kepada calon mahasiswa tidak mampu dan memiliki potensi akademik.

Dilain sisi, sebenarnya Vadel danVidya memiliki adik yang bernama Vitra Widya Anisa. Namun lantaran lantaran faktor ekonomi, Vitra terpaksa harus diasuh oleh bibinya. Kini, Vadel dan Vidya pun masih terus berusaha dengan harapan kelak bisa membahagiakan sang ayah. Penulis : Martha Sawitri/Mahasiswi UIN Raden Fatah Palembang

AN