Pulang Kerja, Nur Dijambret di Jakabaring

Korban ketika membuat laporan di Mapolresta Palembang. foto/cr2.

Palembang- Nasib sial sedang dirasakan oleh Nur Reni Apriani (22), ia harus kehilangan tas yang berisikan tiga unit ponsel usai dijambret di kawasan Jalan Gubernur HA Bastari, tepatnya depan Dekranasda, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang.

Pascakejadian itu, wanita yang tinggal di Perumahan Abadi Raya, Jalan Mayor Zen, Kelurahan Sei Selincah, Kecamatan Kalidoni Palembang ini mendatangi Mapolresta Palembang untuk melaporkan peristiwa yang dialaminya, Kamis (14/12) siang.

Berita Sejenis

Polisi Ringkus Jambret dari Facebook

Kakak-Beradik ‘Bonyok’ Diamuk Massa

1 daripada 37

Kepada petugas kepolisian piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, korban menceritakan kejadiannya terjadi Rabu (13/12) petang. Dimana, ia hendak pulang ke rumah usai bekerja dengan mengendarai sepeda motor kesayangannya.

Setiba di tempat kejadian perkara (TKP), datang dari arah belakang dua orang pria yang mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter. “Mereka langsung mepet dan menarik tas saya Pak,” ujar korban memberikan keterangan kepada aparat kepolisian.

Setelah berhasil mengambil tas korban, pelaku langsung kabur dengan sepeda motornya. “Sempat saya kejar Pak, tapi mereka bawa motornya cepat sekali. Kami tidak mampu mengejarnya. Saat dikejar itu, pelaku menunjukan pisau kearah kami,” tutur Nur.

Nur menambahkan, dengan adanya laporan yang dibuatnya. Berharap pihak kepolisian untuk segera menangkap para pelakunya. “Di dalam tas itu ada tiga ponsel, surat-surat penting dan uang Rp100 ribu. Saya harap pelaku cepat tertangkap,” tambahnya.

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara melalui Kasubag Humas Iptu Syamsul mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dari korban dengan dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas).

“ Laporannya sudah kita terima, dan secepatnya akan ditindak lanjuti oleh Satreskrim Polresta Palembang. Atas kejadain tersebut korban kehilangan satu tas yang berisikan tiga unit ponsel, surat-surat berharga dan uang tunai Rp 100 ribu,” singkatnya. Korankito.com/cr2/depe.

AN