Miris! Jaringan Tiang listrik Gunakan Kayu Gelam

Kondisi tiang listrik utama yang menggunakan batang kayu gelam di Dusun VI Desa Ponogoan Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin. foto/waluyo

Banyuasin – Sungguh miris, jaringan listrik dan lampu jalan di Dusun VI Desa Penogoan Kecamatan Pulau Rimau Kabupaten Banyasin hanya menggunakan batang kayu gelam.

Ketua RT 25 Dusun VI Desa Penogo’an Kusnadi didampingi tokoh masyarakat setempat  Dadang S mengatakan, pihaknya kepada pihak PLN Banyuasin segera merealisasikan bantuan berupa tiang jaringan listrik dan lampu dari beton atau bahan besi dan kabel yang standar. Pasalnya, saat ini kondisi tiangnya sudah sangat memperihatinkan ditambah lagi memasuki musim hujan, maka tiang yang berbahan dari kayu gelam ini sangat mudah rapuh dan rawan patah.

Berita Sejenis
1 daripada 4.015

“Tiang ini sudah berdiri sejak tahun 2015 dan sudah 4 kali diganti karena sudah kapok dan tiang listrik dari kayu gelam itu dulu waktu pengasangan oleh kontraktor yang biasa dipanggil pak Mail dari Selat Kuningan,” jelasnya.

Menurutnya, jika tiang-tiang listrik didesanya ini sampai akhir tahun ini masih tidak diganti dengan tiang beton atau besi, pasti akan banyak yang roboh. “Tinggal menunggu saja tiangnya roboh bergilir diterpa iklim,” sambungnya.

Sementara itu, Menejer PLN Ranting Pangkalan Balai Fran Handoko saat dikonfirmasi mengatakan, kalau pemasangan tersebut yang jelas bukan standar PLN. “Itu terpasang sejak kapan,” tanyanya balik..

Fran menambahkan, secara bertahap pihaknya akan melakukan perbaikan dengan syarat warga harus mengusulkannya terlebih dahulu.

“Kalau serta merta tidak bisa. Walaupun mau di “publikasi” kan, masih bertahap perbaikannya. Kalau pun warga menanyakan, silahkan mempertanyakan terhadap pelaku pemasangnya sendiri saat pertama terjadi,” jelasnya memberikan jawaban. (waluyo/ejak)

 

AN