Petani Tewas Bersimbah Darah

-Diduga pergoki kawanan pencuri

Korban ketika dilakukan visum di rumah sakit. korankito/ist.

Musirawas- Koni (49) warga Dusun Suka Cinta, Kelurahan Marga Tunggal, Kecamatan Jayaloka, Kabupaten Musirawas ditemukan bersimbah darah di sawah tempatnya bekerja yang berjarak sekitar dua kilometer dari lokasinya tinggal.

Koni mengalami luka tembak dibagian dada dan luka bacok di kepala. Diduga ia tewas dikarenakan kepergok kawanan pencuri yang sedang beraksi di sawah milik bosnya Kancil, warga seputaran tempat tinggalnya.

Berita Sejenis
1 daripada 49

Berdasarkan data yang dihimpun. Sebelum korban ditemukan meregang nyawa, Jum’at (8/12) sekitar pukul 21.00, Koni bersama anaknya berangkat ke sawah garapannya untuk berjaga, dikarenakan sering terjadi aksi pencurian.

Diduga saat melakukan pengintaian, Koni berhasil memergoki kawanan pelaku. Oleh karena itulah, pelaku langsung memberikan perlawanan dengan cara menembak dan membacok korban, hingga membuatnya tewas bersimbah darah.

Barulah keesokan harinya, istri korban Yeni saat mengantarkan sarapan untuk suami dan anaknya  menemukan jasad Koni sudah terbujur kaku didekat pondok.

Sedangkan putrinya hanya terduduk diam di dalam pondok dalam keadaan trauma berat. Kuat dugaan, anak korban melihat langsung kejadian yang menimpa orangtuanya hingga membuatnya tewas.

Sementara Kapolres Musirawas AKBP Bayu Dewantoro saat dikonfirmasi Kapolres membenarkan kejadian tersebut. Dirinya sudah mendatangi rumah duka guna memberikan santunan kepada Istri korban.

“Untuk identitas pelaku sudah kita ketahui saat ini masih dalam pengejaran, dan kita mengingatkan agar pelaku sebaiknya menyerahkan diri,” katanya. Korankito.com/dhia/depe.

 

 

AN