Spesialis Curi Kaca Spion Mobil Mewah Diringkus Polisi

- Beraksi Sejak 2010

Tersangka saat menjalani pemeriksaan oleh petugas kepolisian. KORANKITO/DEPE.

Palembang- Zakar (21) spesialis pencurian kaca spion mobil mewah akhinya berhasil diringkus Tim Anti Bandit (Tekab) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Palembang.

Ia diringkus saat berada di kediamannya di Desa Merah Mata, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, Jum’at (8/12) sekitar pukul 10.00. Sedangkan temannya MM masih dalam pengejaran aparat kepolisian.

Berita Sejenis

Kepergok Mencuri, Malik Diamuk Massa

Residivis Kambuhan Diterjang Timah Panas

Kepergok Curi Ponsel, Andre Diamuk Massa

1 daripada 32

Zakaria mengaku perbuatannya. Ia mengatakan sudah puluhan kali melancarkan aksi pencurin spion mobil bersama MM. “Terpaksa, karena tak memiliki perkejaan,” katanya saat ditemui di ruang piket Satreskrim Polresta Palembang.

Lanjutnya, sudah tidak terhitung lagi jumlah kaca spion yang telah diambilnya. “Lupa Pak. Kami beraksi sejak 2010 dan tidak terhitung lagi. Pastinya mobil yang kami curi, merek Avanza, Terios, Strada, Nissan Juke dan Honda Jazz,” akunya.

Ia mengaku, barang hasil curian tersebut dijualkannya di Pasar Cinde. “Kami jual seharga Rp200 ribu, disana sudah ada penadahnya. Setiap kali berhasil, kami jual disana. Jadi tidak repot mencari pembelinya,” kata Zakaria.

Masih dikatakan Zakaria, mereka biasanya mencari target mobil-mobil mewah yang terparkir didepan pusat perbelanjaan dan ruko di pusat keramain. “ Kalau beraksinya pada malam hari Pak, saat mobil tersebut sedang diparkir,” ujarnya.

Dalam melancarkan aksinya tersebut. Lanjutnya, ia tak sendirian melainkan bersama dengan rekannya MM. “ Berdua Pak, untuk yang melakukan aksinya gantian kadang saya yang beraksi terkadang teman saya yang beraksi,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang melalui Kanit Tekab Ipda Daniel Dirgala membenarkan pihaknya berhasil mengamankan satu dari dua pelaku spesialis pencuri spion mobil.

“Setelah menerima laporan korban kita lakukan penyelidikan, hingga berhasil mengamankan Z saat berada di kediamannya. Tersangka ini merupakan spesialis pencurian kaca spion mobil,” jelasnya.

Daniel mengungkap, saat melancarkan aksinya tersangka terekan kamera pengawasan. Dari sanalah identitas pelaku berhasil dikantongi. “Akan dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman diatas 7 tahun penjara,” pungkasnya. Korankito.com/cr2/depe.

 

AN