Tiga Hari Tenggelam Bayu Ditemukan Tak Bernyawa

Korban ketika dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan. KORANKITO/UJANG

Lahat- Setelah dilakukan pencarian selama tiga hari, Bayu warga Desa Ulak Pandan, Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat yang terseret arus Sungai Lematang akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Berdasarkan data yang dihimpun, korban ditemukan setelah tersangkut jaring milik Husein warga di Desa Kebur, Kabupaten Lahat yang berjarak sembilan kilometer dari lokasi korban tenggelam, Minggu (3/12) sekitar pukul 14.00.

Berita Sejenis
1 daripada 8

 “Ketika itu, Husein hendak melihat jaringnya yang sedang terpasang. Namun, dirinya menemukan sesosok mayat mengapung tersangkut didekat jaringnya,” ujar HN warga sekitar lokasi penemuan ketika dimintai keterangan.

 Mendapati penemuan tersebut, saksi pun memanggil warga sekitar untuk mengevakuasi jasad korban dari dalam air. “Ketika ditemukan, tubuh korban penuh dengan lumpur dan mulai mengeluarkan aroma tak sedap,” tambah HN.

 Sementara itu, Kordinator SAR Pagaralam Iwan Saputra membenarkan pihaknya sudah menemukan korban. “Korban sudah dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk segera di makamkan,” katanya ketika dikonfirmasi.

 Ia menyebutkan, pencarian korban melibatkan beberapa unsur yaitu Tim Basarnas Pos SAR Pagaralam, BPBD Kabupaten Lahat, Polres Lahat dan dibantu masyarakat setempat. Medan yang harus dilalui tim menjadi kendala dalam melakukan pencarian tersebut.

 Sehingga tim evakuasi harus dibagi menjadi empat tim untuk melakukan pencarian korban. Di hari ketiga, pencarian diperluas hingga radius 15 Km. “Alhamdulillah, di hari keempat korban ditemukan dan sudah dibawa kerumah duka. Operasi SAR di tutup,” terangnya. Korankito.com/ujang/depe.

AN