Diduga Kesurupan, Mahasiswa Meregang Nyawa

Korban ketika berada di rumah Ustad Taufik. KORANKITO/IST.

Palembang- Haris Fuady (19) harus meninggal dunia usai diduga mengalami kesurupan ketika mengikuti kegiatan pra lapangan pendidikan dan latihan dasar angkatan XIX Tahap I Himpala Bahtera Buana Polteknik Negeri Universitas Sriwijaya.

Berdasarkan data yang dihimpun, sebelum meninggal. Korban bersama 25 temannya yang lain sedang menjalani rangkaian kegiatan pelatihan tersebut di RT 29, Mekarsari, Kelurahan Pulokerto, Kecamatan Gandus Palembang, Sabtu (2/11) pagi.

Berita Sejenis
1 daripada 2

Sekitar pukul 15.00, diduga pemuda yang tinggal di Kelurahan 8 Ilir, Kecamatan IT II Palembang ini mengalami kesurupan. Dikarenakan lokasi yang cukup jauh dari pemukiman warga, teman-teman korban sempat bingung untuk membawa Haris berobat.

Kemudian satu diantara mereka, bertanya kepada warga tempat orang pintar yang bisa mengobati Haris. Barulah, sekitar pukul 20.00, korban dibawa oleh teman-temannya ke rumah ustad Taufik yang berada di Perum Griya Asri, RT 09, Kecamatan Gandus Palembang.

Namun, setibanya disana, Ustad Taufik sedang tidak berada di kediamannya. Oleh teman-temannya korban diletakan di lokasi tersebut sudah dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya, pihak ustad Taufik melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Gandus.

Kabag Ops Polresta Palembang Kompol Marully Pardede membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, usai menerima laporan dari warga, Unit piket Reskrim, Identifikasi Polresta Palembang dan anggota Polsek Gandus langsung mendatangi kediaman ustad Taufik.

“Anggota kita sudah mendatangi lokasi dan kediaman ustad Taufik untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Para saksi juga sudah dimintai keterangan, selanjutnya masih dalam proses penyelidikan oleh anggota kita,” singkat Marully. Korankito.com/depe.

AN