Bondan Winarno Memilih Menjadi ‘Abu’. Ini Alasannya!

Foto/dok

Jenazah Bondan Winarno disemayamkan di rumah duka di kawasan Sentul, Jawa Barat. Sehari setelah menutup mata pada Rabu (29/11), maka Kamis (30) siang jenazah dikremasi di Rumah Sakit Sentra Medika Cibinong, Jawa Barat.

Sebelum ibadah tutup peti dilakukan, suasana rumah duka sudah ramai kedatangan para pelayat, mulai dari kerabat hingga sahabat. Sejumlah papan bunga tampak dijejer rapih di kawasan rumah Bondan, termasuk kiriman dari rekan-rekan artis juga pejabat di Tanah Air.

Berita Sejenis
1 daripada 4.015

“Sesuai keinginan dan kehendak beliau sebelum meninggal, dia minta dikremasi,” ungkap Elisio Raket selaku anak kedua Bondan di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta Barat, Rabu (29/11).

Bondan Winarno meninggal dunia di usia 67 tahun. Sebelum terkena komplikasi jantung, Bondan termasuk sosok yang rutin lakukan pemeriksaan kesehatan setiap tahun di luar negeri. Bertahun-tahun rajin kontro kesehatan, namun pasca operasi jantung yang kedua, nyawa Bondan tak tertolong.

Ia meninggal dunia di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta Barat, enam hari pasca menjalani operasi di bagian jantung.

“Medical check up setiap tahun, dengan ibu saya di Malaysia, hasilnya oke, tapi dia mau operasi di sini karena ada kelainan jantung. Jauh sebelum operasi, rutin check up. Kondisi sangat berduka, ibu saya sudah merelakan dan sangat siap, waktu tim dokter bilang sulit bertahan, beliau bilang saya relakan Bondan. Ibu saya nggak mau berhasil diselamatkan tapi keadaan beliau menderita. Keluarga berduka, pergi terlalu cepat,” pungkas Elisio Raket. O tri

AN