​Bejat, Bapak Dua Anak Obok-obok Kemaluan Bocah Lelaki

Tersangka saat diamankan di Mapolresta Palembang. KORANKITO/CR2.

Palembang-  Meski sudah memiliki istri dan dua orang anak. Riki Firmansyah (25) nekat mencabuli bocah lelaki berinisial PR (14) dengan cara memegang-megang kemaluan korban.

Namun, akibat perbuatannya itu pria yang tinggal di Jalan KH Azhari, Kelurahan Tangga Takat, Kecamatan Seberang Ulu (SU) II Palembang harus mendekam di sel tahanan setelah diserahkan warga ke pihak kepolisian Polresta Palembang.

Berita Sejenis
1 daripada 10

Ditemui di ruang piket Satreskrim Polresta Palembang, Riki yang mengenakan baju dan celana putih ini hanya tertunduk malu dan menyesali perbuatannya. “ Saya benar-benar khilaf Pak,” katanya kepada awak media, Selasa (28/11) siang.

Dirinya menceritakan perbuatannya terjadi Senin (27/11) pukul 02.00. Dimana ketika itu, ia berpamitan dengan istri hendak bergadang dengan teman-teman di warnet dekat tempat tinggalnya.

“Ketika di warnet saya berkenalan dengan dia (korban) Pak. Dia itu penjaga warnet sana,” ungkap tersangka dengan raut wajah malu.

Merasa lapar, dirinya mengajak korban untuk pergi membeli nasi. Keduanya pun berjalan menuju rumah makan, sembari dirinya menonton film porno yang ada di ponselnya.

Ketika asik menonton film porno itu, lanjut Riki, korban melihatnya sehingga ingin menonton  juga. “Dia yang ingin menonton, jadi saya kasihkan Pak. Ketika menonton dia bilang kalau kemaluannya berdiri, jadi saya pegang-pegang,” tuturnya.

Riki menambahkan, ketika asik memegang kemaluan korban, perbuatannya itu dipergoki oleh teman-teman PR. “Saya tidak memaksanya Pak. Saya hanya berjanji akan belikan nasi dan memberikan uang,” ungkap Riki.

Ditambahkannya istrinya sudah mengetahui perbuatannya tersebut. “ Istri saya sudah membesuk saya Pak, dan dia marah kepada saya, dan sumpah baru kali ini saya melakukannya,” kesalnya.

Sementara Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara membenarkan pihaknya menerima serahan pelaku dari warga atas dugaan pencabulan. “Pelaku masih dalam pemeriksaan lebih lanjut,” singkatnya.

Akibat ulahnya itu, tersangka terancam dikenakan UU Perlindungan Anak dengan ancaman kurungan 15 tahun penjara. Korankito.com/CR2/Depe.

 ​

AN