Ditegur Agar Tidak Merokok, Intan Dianiaya Wanita Tomboy

Korban saat membuat laporan di Mapolresta Palembang. KORANKITO/DEPE,

Palembang- Malang dirasakan oleh Intan Permatasari (23). Dia harus mengalami luka lebam disekujur tubuh, setelah dipukul oleh EK (25) wanita tomboy yang datang ke warungnya di Pasar 4 Ulu, Kecamatan SU I Palembang.

Pemukulan yang diterima korban,dilatar belakangi EK yang tak senang ditegur agar tidak merokok didalam warungnya dikarenakan Intan memiliki anak yang masih bayi.

Berita Sejenis
1 daripada 47

Pascakejadian itu, wanita yang tinggal di Lorong Tangga Raja Laut, Kelurahan 7 Ulu, Kecamatan SU I Palembang ini mendatangi Mapolresta Palembang untuk melaporkan EK ke pihak berwajib, atas tuduhan penganiayaan terhadapnya.

Kepada petugas kepolisian, Intan mengatakan kejadiannya terjadi di warung miliknya, Sabtu (25/11) sekitar pukul 13.00. Dimana terlapor mendatangi warungnya untuk makan pempek yang dijual oleh korban.

“Setelah makan, dia menghidupak rokok Pak. Saya bilang dengannya, agar tidak merokok disini karena ada anak saya yang masih bayi,” ucap korban memberikan keterangan kepada petugas piket SPKT Polresta Palembang.

Merasa tidak senang ditegur oleh korban. EK langsung masuk kedalam warungnya dan menarik korban keluar. Tak hanya itu, terlapor memukulinya dengan menggunakan tangan kosong secara berulang kali.

“Dia itu wanita, tapi gayanya seperti laki-laki. Untung saja ada warga sekitar yang melerai kami, dia langsung pergi begitu saja. Saya tidak terima dengan perbuatannya, dan minta segera ditangkap untuk bertanggungjawab,” ujar Intan.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara mengatakan pihaknya sudah menerima laporan korban dan akan ditindaklanjut oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Palembang.

“Korban sudah membuat laporan dengan kita dan akan segera diproses. Selain itu, korban juga kita minta untuk melakukan visum guna melengkapi berkas laporannya,” singkat Yon. Korankito.com/depe.

 

AN