Bisa Dipercaya

Sumsel Zero Conflict, Diakui Dunia Internasional

Gubernur Sumsel H Alex Noerdin dan Presiden Singapura Halimah Yacob. Foto/dok

Singapura – Upaya keras Sumatera Selatan menjaga kondusifitas daerah dan menjadikannya daerah zero conflict akhirnya diakui dunia internasional, salah satunya Singapura. Hal ini terungkap saat Gubernur Sumsel, Alex Noerdin menyampaikan paparan  di hadapan peserta Konferensi Tahunan The World Bank – Asia Competitiveness Institut (ACI), Jumat (24/11) di Grand Ballroom, Level 4 Grand Copthorne Waterfront Hotel, Singapura.

Dalam paparannya Gubernur Sumsel Alex Noerdin bukan hanya membahas soal keberhasilannya menjadikan Sumsel sebagai provinsi yang zero conflict. Tapi Alex Noerdin juga memaparkan keunggulan Sumsel baik dari posisi yang strategis karena berdekatan dengan Singapura juga soal kekayaan Sumber Daya Alam yang dimiliki. Sebut saja misalnya, batu bara, gas alam, minyak bumi, CBM dan panas bumi. Termasuk juga hasil pertanian seperti, padi, karet, kelapa sawit dan jagung.

Meski dengan dana terbatas Alex menyebutkan pemerintah daerah tak kehabisan akal. Mereka menggunakan sektor olahraga sebagai pemacu pertumbuhan bukan hanya untuk sektor olahraga itu sendiri tapi juga infrastruktur, investasi dari negara asing.

Berita Sejenis

Delapan ‘Teroris Jakfar’ Ditetapkan Tersangka

Juruparkir Cekoki Miras dan Perkosa Bocah SD

Kids Zaman Now Menguncangkan Dunia

1 daripada 3.081
Foto/dok

“Kami menarik investor asing dengan cara menjaga kondusifitas daerah, mempermudah proses dan lisensi investor yang ingin berinvestasi serta meningkatkan infrastruktur seperti transportasi energy dan supply air,” jelasnya.

Selain itu dia juga memaparkan soal pendidikan gratis yang sudah dimulai sejak tahun 2008 serta keberhasilan penanganan mengenai karhutla. Kemudian soal KEK TAA, JSC serta  proyek strategis lainnya seperti Jembatan Musi VI dan Jalan tol.

Sementara Professor Tan Kong Yam, sebagai moderator yang juga Co-Director ACI LKYSPP, NUS, mengatakan dengan tegas bahwa apa yang sudah dilakukan Sumsel menjadikan daerahnya zero conflict adalah suatu hal yang luar biasa. Apalagi bila melihat di USA dan UK yang saat ini masih memiliki konflik agama, ras, budaya bahkan politik.

“Prestasi ini tentu akan lebih baik jika diketahui secara nasional maupun internasional.  Karena saat ini menjaga kedamaian dan ketentraman dari konflik yang ada dalam masyarakat bukan perkara mudah,” jelasnya.

Sekedar diketahui dalam lawatannya kali ini, Gubernur Sumsel Alex Noerdin tak hanya hadir sebagai pembicara utama. Tapi sehari sebelumnya Gubernur juga ikut hadir membuka langsung konferensi tahunan The World Bank dan ACI. Dalam kesempatan itu pelopor sekolah gratis tersebut bahkan menjadi satu-satunya Gubernur yang ikut dalam pertemuan terbatas bersama Presiden Singapura Halimah Yacob dan bussinessman dari Malaysia, Singapura, Taiwan, France dan Amerika.(korankito.com/mbam)