Diduga Masalah Utang, Amansri Bacok Tetangga Sendiri

Tersangka saat diamankan di Mapolsek Rawas Ilir. KORANKITO/DEPE,

Musirawas- Amansri (37), warga Desa Mandi Angin, Kabupaten Musirawas ini harus berurusan dengan pihak berwajib lantaran ulahnya yang membacok Opi Agung Perdana (30) yang masih tetangganya sendiri.

Diduga pembacokan itu dilatar belakangi masalah utang piutang korban dengan tersangka. Dimana, Amansri diduga kesal lantaran Agung enggan membayar utang kepadanya.

Berita Sejenis

Pasal Adik Berkelahi, Hendra Dibacok Tetangga

Meta Tewas Ditusuk Lima Liang

Tak Beri Uang, Sopir Angkot Dibacok Pemalak

1 daripada 2

Kapolres Musirawas AKBP Pambudi melalui Kapolsek Rawas Ilir Iptu Fajri Anbiya ketika dimintai konfirmasi membenarkan kejadian itu. Ia menyebutkan, tersangka sudah diamankan di Mapolsek, Rabu (22/11) sekitar pukul 15.00.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan. Kejadiannya berawal ketika pelaku mendatangi kediaman korban untuk menagih utang, namun si korban diduga menolak untuk membayar dan justru menantang pelaku,” jelas Kapolsek.

Ia mengungkapkan, terjadilah keributan antara keduanya. Tersangka yang sudah naik pitam mengambil senjata tajam (sajam) jenis parang yang berada didekatnya dan langsung dikibaskan kearah korban hingga melukainya.

Korban, lanjut Fajri, mengalami luka bacok ditubuh bagian belakang sehingga harus mendapatkan perawatan itensif di RSUD Musirawas Sobirin. Merasa tak terima, korban membuat laporan di Mapolsek Rawas Ilir.

“Setelah menerima informasi itu, saya berkomunikasi dengan Kades Mandi Angin untuk meredam aksi balas dendam dan mengimbau pelaku menyerahkan diri. Selang berapa hari, pelaku bersama keluarganya datang ke Polsek,” pungkasnya. Korankito.com/dhia/depe.

AN