Pensiunan PNS Tertipu Puluhan Juta

Korban saat membuat laporan di Polresta Palembang. KORANKITO/CR2.

Palembang- Penipuan dengan mengaku sebagai oknum dari suatu perusahaan kembali terjadi. Kali ini dialami oleh Mussupri Hantar (57), warga Jalan Gypsum, Kelurahan Alang-alang Lebar, Kecamatan Alang-alang Lebar, Palembang.

Akibanya, korban harus kehilangan uang tunai sebesar Rp24 juta setelah tertipu seorang lelaki yang mengaku atas nama Umar Said dari pihak PT Taspen. Sehingga, korban pun mendatangi Mapolresta Palembang untuk melaporkan peristiwa yang dialaminya.

Berita Sejenis
1 daripada 19

Kepada petugas piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, korban menceritakan kejadian nahas yang dialaminya terjadi pada Senin (20/11), lalu sekitar pukul 14.00 dikantor Unit BRI KM 11 Kecamatan Sukarami, Palembang.

Dimana, berawal ketika korban ditelepon oleh pria yang mengaku sebagai  pegawai PT. Taspen hendak mengurus administrasi uang pensiun milik korban. Mendengar tawaran yang disampaikan oleh terlapor, korban pun menjadi tertarik dan mengikuti kehendak pelaku.

” Dia (pelaku, red) sebelumnya meminta saya untuk mengecek uang yang ada di Anjungan Tunai Mandiri (ATM) saya Pak, apakah ada uangnya atau tidak ” katanya.

Diakuinya, saat itu uang yang ada didalam rekeningnya sebanyak Rp24 juta.”  Saat itu, dia meminta saya untuk terlebih dahulu mengosongkan uang yang ada di dalam ATM saya Pak, agar uang dana pensiun saya dapat masuk kerekening Pak,” ujarnya.

Sambungnya, kemudian terlapor pun meminta korban untuk mentransfer uang miliknya ke nomor rekening 1869-01-000791505 atas nama Sri Purwanto. ” Setelah uang saya transfer, sampai dengan hari ini uang yang dijanjikan oleh dia belum  masuk pak,”  ungkapnya.

Dirinya pun berharap dengan adanya laporan yang dibuat, petugas dapat menangkap pelaku yang telah melakukan penipuan.  ” Ya, saya berharap petugas dapat menangkap pelakunya,”  harapnya.

Sementara itu,  Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara melalui KA SPK Ipda Abdul Wahab membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari korban dengan dugaan penipuan.

“Laporannya sudah kita terima dan selanjutnya akan kita serahkan ke Unit Reskrim Polresta Palembang, ” singkatnya. Korankito.com/cr2/depe.

AN