Palembang Kekurangan Guru Bidang Studi Agama Islam

Seminar Bulan Bakti Pendidikan Agama Islam di aula MAN 3 Palembang, Kamis (23/11). foto/ejak

 

Palembang – Dari data yang ada, pada 2018 dan 2019 mendatang akan ada sebanyak 200 an guru pendidikan agama Islam (PAI) jenjang sekolah dasar dan menengah yang memasuki masa pensiun. Hal ini mengakibatkat Kota Palembang mengalami kekurangan guru pada bidang studi tersebut.

 

Kasi Pendidikan Agama Islam (Pais) Kemenag Kota Palembang Dewi Pusdi Kawat mengatakan, tahun depan Kota Palembang akan mengalami krisis kekurangan guru PAI, hal ini dikarenakan akan ada 200 an guru di Kota Palembang pensiun.

 

Berita Sejenis
1 daripada 4.024

“Pada 2018 dan 2019 mendatang, berdasarkan data yang kita miliki ini bakal ada sekitar 200 an guru PAI yang bakal pensiun mulai dari jenjang SD hingga SMA,” ujarnya disela acara pembukaan Seminar Bulan Bakti Pendidikan Agama Islam di aula MAN 3 Palembang, Kamis (23/11).

 

Dikatakannya, saat ini guru PAI sudah banyak yang berusia diatas 50 tahun sehingga kekurangan ini memang sudah mulai dirasakan. “total ada 677 guru PAI PNS dan 136 PAI non PNS yang diperbantukan,” katanya.

 

Senada, Kabid Pais Kanwil Kemenag Sumsel Muhammad Ali mengatakan, penyebaran guru PAI saat ini memang masih dinilai kurang. Namun dengan adanya peran guru honor dapat membantu permasalahan tersebut.

 

“Memang untuk data saya tidak tahu berapa banyak jumlah sekarang. Tapi untuk kekurangan guru ini bukan hanya untuk guru agama islam saja melainkan guru umum lainnya,” jelasnya. (ejak)

 

AN