Bupati OI Launching Perbup Bebas Pasung

Bupati OI HM Ilyas Panji Alam serahkan rompi kepada sejumlah camat saat launching Perbup OI bebas pasung. foto/harry

Indralaya – Bupati Ogan Ilir (OI) HM Ilyas Panji Alam melalui Dinas Kesehatan setempat melaunching Peraturan Bupati (Perbup) OI tentang pelarangan pemasungan bagi masyarakat penderita gangguan jiwa. Hal ini diungkapkannya usai upacara peringatan ke-53 Hari Kesehatan Nasional (HKN), Rabu (22/11) di halaman Komplek Perkantoran Terpadu (KPT) OI Tanjung senai.

 

Upacara ini diikuti oleh ribuan peserta yang berasal dari tenaga kesehatan dan organisasi profesi dalam Kabupaten OI. Dari pantauan di lapangan, nampak peserta upacara dengan antusias menyemarakan rangkaian peringatan ke-53 HKN yang mengambil tema “Sehat Keluargaku Sehat Ogan Ilirku Dan Sehat Indonesiaku”.

 

Berita Sejenis
1 daripada 4.028

Dalam arahannya Bupati OI HM Ilyas Panji Alam yang membacakan sambutan Menkes RI  Nila Moelok, bahwa tema peringatan ke-53 HKN ini sejalan dengan Program Indonesia Sehat melalui Pendekatan Keluarga (PIS-PK) yang menekankan pada pentingnya peran keluarga dalam pembangunan kesehatan.

 

Menurutnya, lingkungan keluarga memberikan dasar bagi seseorang untuk memiliki kebiasaan, perilaku dan gaya hidup yang sehat. Karena itu, karena itu upaya untuk membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat pada masyarakat adalah dimulai dari lingkungan keluarga.

 

“Saya berharap masyarakat desa para camat dan tenaga kesehatan di lapangan dapat berperan aktif dalam pencegahan pemasungan bagi warga yang mengalami gangguan jiwa didaerahnya masing-masing, karena kita memiliki target tahun 2018 mendatang OI akan bebas Pasung,” ujar Bupati.

Dikatakannya, keluarga merupakan unit terkecil dari masyarakat yang menjadi inti Pembangunan Kesehatan sesuai dengan UU Kesehatan Nomor 36/2009. Guna mendukung program tersebut, Kemenkes telah mengeluarkan Permenkes Nomor 39/2016 tentang Pedoman Penyelenggaraan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

 

Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) sendiri, lanjutnya, pada dasarnya merupakan integrasi pelaksanaan program-program kesehatan baik upaya kesehatan perorangan (UKP) maupun upaya kesehatan masyarakat (UKM) secara berkesinambungan yang berfokus pada data dan informasi dari profil kesehatan keluarga.

 

Sebuah kenyataan bahwa kesehatan merupakan hal yang utama dan mendasar, dan keberhasilan program kesehatan tidak terlepas dari peran masyarakat dan dukungan lintas sektor terkait, maka terbitlah Inpres Nomor 1/2017 tentang GERMAS pada 27 Februari 2017.

 

Diketahui, Upacara peringatan ke-53HKN dipimpin langsung oleh Bupati OI HM Ilyas Panji Alam dan turut dihadiri oleh Ketua TP PKK OI Hj Meli Mustika, Kepala Dinas Kesehatan OI dr Hj Siska Susanti serta pimpinan organisasi pemerintah daerah.

 

Rangkaian upacara HKN ke 53 di Kabupaten Ogan Ilir diawali dengan devili para peserta HKN dari berbagai perwakilan Puskesmas dan organisasi profesi kesehatan sekabupaten OI, senam massal serta launching Perbup OI tentang warga mengalami gangguan jiwa bebas dari pemasungan.

Selesai upacara, sekaligus pemberian berbagai penghargaan kepada tenaga medis teladab dan Puskesmas berprestasi serta beberapa penghargaan lainya, yang langsung diserahkan oleh Bupati OI HM Ilyas Panji Alam. (harry/ejak)

 

AN