Ciptakan Generasi Genius Berwawasan Lingkungan

Walikota Palembang H Harnojoyo berfoto bersama peserta Seminar Tujuh Rahasia Mind Map Cara Membuat Anak Genius. foto/hms

 

Palembang – Walikota Palembang H Harnojoyo menilai generasi genius adalah generasi yang tak hanya cerdas secara intelektual semata namun juga generasi berwawasan lingkungan. Dengan kecerdasan intelektual dan berwawasan lingkungan, diharapkan generasi genius mampu menjaga serta mewariskan keberlanjutan lingkungan.

 

Harnojoyo mengatakan, Pemerintah Palembang memiliki program gotong royong untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Program ini untuk membangun sikap mental masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan.

 

Berita Sejenis

HD Ajak Masyarakat Menjaga Kebersamaan

Dorong Kolaborasi Filantropi di Muba

1 daripada 4.022

“Kita harus merubah perilaku masyarakat agar tidak mengotori lingkungan dan sungai, membangun perilaku positif dimulai dari lingkungan keluarga dan sekolah.  Kita berharap kelak anak cucu kita dapat menikmati lingkungan dan sungai yang bersih,” ujar Harno pada pembukaan Seminar Tujuh Rahasia Mind Map Cara Membuat Anak Genius, Selasa (21/11), di Academic Center UIN Raden Fatah Palemban yang diikuti oleh ribuan guru PAUD dan SD dan SMP se-Kota Palembang.

 

Walikota Palembang berharap, seminar yang digelar PGRI  tersebut dapat diikuti dengan baik, sehingga dapat menghasilkan generasi Palembang yang genius berwawasan lingkungan. Generasi yang cinta lingkungan, serta menanamkan nilai spiritual dalan setiap perilakunya. “Mari kita satu tujuan untuk mewujudkan Palembang Emas 2018.”

 

Sementara itu Ketua PGRI Palembang Hasanuddin mengatakan, seminar tersebut bertujuan agar guru mampu meningkatkan kecerdasan peserta didik. Selain itu juga bertujuan agar guru mampu meningkatkan daya serap anak terhadap materi ajar. Peserta seminar merupakan guru PAUD dan SD se-Kota Palembang.

 

“Melalui seminar ini kita ingin memberikan bekal kepada tenaga pendidik agar mampu mencetak generasi genius yang juga berwawasan lingkungan,” pungkasnya. (ril/ejak)

AN