Arisan ‘Online’ Kembali Makan Korban

Korban Satria Fitri (29) saat melapor ke SPKT Polresta Palembang. Foto/cr2

Palembang- Penipuan berkedok arisan ‘online’ kembali memakan korban. Kali ini, Satria Fitri (29) warga Lorong Batu Kasang, Kecamatan Bukit Kecil Palembang ini harus mengalami kerugian mencapai Rp50 juta.

Tsk terima uangnya hilang begitu saja. Membuat Fitri mendatangi ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Senin (20/11) petang, untuk melaporkan FD Yang diduga sudah membawa kabur uangnya.

Berita Sejenis
1 daripada 14

Fitri mengatakan, kejadiannya berawal ketika ia mengikuti arisan yang dikelola oleh terlapor dikarenakan arisan yang dikelola oleh FD tidak mengecewakan.

Seharusnya di bulan ketiga dirinya mendapatkan uang tarikan sebesar Rp50 juta, namun hingga kini uang arisan tersebut tak kunjung diberikan oleh terlapor.

“Saya bersama peserta arisan lainnya sudah datang ke rumah dia (terlapor). Tapi dia tidak ada di rumah, sudah lima hari ini menghilang,” katanya memberikan keterangan kepada petugas kepolisian Polresta Palembang.

Diceritakannya, arisan yang dikelola oleh terlapor ini sudah berjalan dua tahun dan tidak ada masalah semuanya terlihat dalam keadaan baik – baik saja. Namun, saat yang keduanya semuanya menjadi tidak jelas dan terlapor pun menghilang.

“Banyak yang ikut arisan dengan dia. Hampir ratusan orang yang tertipu dengan berbeda-beda kelompol arisan online yang dikelolanya,” tambah Fitri.

Dirinya pun berharap dengan adanya laporan yang dibuat. Pihak berwajib dapat menangkap pelaku yang telah melarikan uang arisan. “ Tangkap saja Pak, dan saya berharap dia dapat membayar uang arisan saya dan orang-orang yang sudah dilarikannya,” harapnya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui KA SPK Ipda Bambang membenarkan pihaknya telah menerima laporan korban dengan dugaan penipuan dan penggelapan.

“ Laporannya sudah kita terima, dan selanjutnya akan kita serahkan ke Unit Reskrim Polresta Palembang guna untuk ditindak lanjuti,” singkat Bambang, korankito.com/cr2/depe

AN