Lepaskan Status Kabupaten Tertinggal Dengan Program Pro Rakyat

Bupati Musi Rawas Hendra Gunawan dan Direktur Jendral Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dirjen PPMD) Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi RI, Taufik Madjid saat melakukan Embung Air Desa. Foto/dhia

Musirawas – Program kerja Pemkab Musirawas (Mura) mulai mendapat apresiasi dari Direktur Jendral Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dirjen PPMD) Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi RI, Taufik Madjid. Program tersebut diharapkan bisa segera melepaskan Kabupaten Mura dari status kabupaten tertinggal di Indonesia.  Untuk mewujudkan ini semua pihak kementrian rutin melakukan monitor agar program yang ada di Kementrian Desa PDT dan Transmigrasi juga terlaksana di Kabupaten Mura.

“Embung Air Desa merupakan salah satu program prioritas dari empat program prioritas di Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi RI yang juga berjalan di Kabupaten Mura,” jelasnya.

Berita Sejenis
1 daripada 2

Keempat program itu diantaranya menentukan produk unggulan kawasan pedesaan (prukades), mengembangkan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), membangun Embung Air Desa dan membangun sarana olahraga desa.

Program Embung Air Desa ini menjadi proritas karena sangat berdampak pada peningkatan produktifitas pertanian dan perkebunan masyarakat serta dapat dijadikan sebagai kolam atau penangkaran ikan.

Sementara Bupati Musi Rawas, Hendra Gunawan menyambut baik perhatian Kemendes PDT dan Transmigrasi RI. Yang mana Kabupaten Mura saat ini terus berjuang untuk menghapuskan status daerah tertinggal, dengan  membuat  program-program pro rakyat.

“Kami terus berjuang menjalankan program-program pro rakyat dengan harapan status sebagai Kabupaten tertinggal bisa segera lepas,” pungkasnya. Korankito.com/dhia/ria

AN