PS Palembang Pesta Gol

Skuad PS Palembang saat menghadapi PS OKUS. PS alembang berhasil menaklukkan tim tersebut dengan skor 8-1. Foto/nisa

Palembang – PS Palembang melumat habis PS OKUS dengan skor telak 8-1 dalam ajang bergengsi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-XI Sumsel 2017 cabang olahraga (Cabor) sepakbola, di lapangan baseball Jakabaring, Palembang, Minggu (19/11).

Delapan gol PS Palembang dicetak oleh Yoan Pratama di menit ke-36 dan menit ke-39, Agung Prayoga di menit ke-46 dan Andriansyah di menit ke-20. Lalu empat gol lainnya dicetak oleh Roby di menit ke-64, 73, 77 dan 90.

Berita Sejenis
1 daripada 23

Sedangkan gol hiburan PS OKUS yang merupakan pendatang baru di kompetisi antar kabupaten/kota ini, tercipta dari kaki Dian Ariadi di menit ke-63.

Pelatih PS Palembang, Benny Trihandoko menuturkan, memang pihaknya menargetkan mendali emas dalam ajang Porprov ini, sehingga tidak akan kendor di setiap laga. Menang telak mendapatkan tiga poin di laga ini, tentunya menjadi target untuk membuka pertandingan dengan manis.

“Saya sudah tanamkan kepada pemain kalau kita harus menang di setiap pertandingan. Karena target kita mendali emas,” ucap Benny.

Disinggung soal jalannya pertandingan tersebut, Benny menilai, sejak babak pertama hingga menit akhir babak kedua anak asuhnya sudah menguasai pertandingan.

“Sebenarnya kekuatan sama rata, hanya saja soal jam terbang saja. Pemain PS Palembang adalah pemain asli Sumsel yang memiliki jam terbang tinggi. Mereka ini gabungan mulai dari alumi Sriwijaya FC U-19 sebanyak 4 orang, dari Persime 3 orang dan dari PS Palembang sendiri ada 3 orang yang berlaga di Liga 3,” paparnya.

Terpisah, Pelatih PS OKUS, Joko Nugroho menjelaskan, secara head to head, anak asuhnya tidak kalah dengan PS Palembang. Tapi secara skill individu ia mengakui PS Palembang jauh lebih unggul.

“Kita perdana turun di Porprov cabor sepakbola. Tapi ini sudah resiko kami tidak akan mundur. Sebab laga masih panjang,” tegasnya.

Ditanya mengenai timnya yang masuk ke grup B yang notabene dihuni tim raksasa Sumsel, Joko menyebut sudah menjadi resiko.

Dia juga berjanji, timnya tidak akan mundur meskipun satu langkah sebelum pertandingan benar-benar rampung.

“Kami sudah berani mendaftar artinya kami tidak akan mundur,” ujarnya. korankito.com/nisa/die

AN