Polres Linggau Putus Rantai Peredaran Narkoba

 

Wakapolres Lubuklinggau Kompol Andi Kumara didampingi Kasatnarkoba AKP Fauzie saat gelar perkara di Mapolres Lubuklinggau, Rabu (15/11) sore. Foto/dhia

Lubuklinggau- Selama dua pekan terakhir, jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Lubuklinggau berhasil mengamankan tujuh orang jaringan pengedar narkoba yang kerap meresahkan masyarakat kota Lubuklinggau.

Berita Sejenis

Ribuan Ekstasi Gagal Beredar di Palembang

BNN Sumsel Amankan 7 Kilogram Sabu

1 daripada 110

Kapolres Lubuklinggau AKBP Hajat Mabrur Bujangga melalui Wakapolres Lubuklinggau Kompol A‎ndi Kumara didampingi Kasatnarkoba AKP Fauzie mengatakan ketujuh tersangka yang diamankan yakni Agus Hariansyah, Mardiansyah, Harian, Frengki irawan, Paino, Fendi dan Robiansyah.

“Penangkapan ketujuh tersangka bermula, petugas ‎berhasil mengamankan pengedar bernama Mardiansyah, Harian, dan Frengki Irawan. Usai diamankan mereka langsung dilakukan pengembangan oleh petugas di lapangan,” ungkapnya ketika menggelar rilis di Mapolres Lubuklinggau, Rabu (15/11) sore.

Usai mengamankan ketiga tersangka, petugas melakukan penyelidikan. Dimana ketiga pelaku tersebut  mengaku bahwa mendapat barang dari Paino. Menindaklanjuti informasi itu petugas menggerebek rumahnya dan berhasil mengamankan Paino.

Kemudian petugas kembali memintai keterangan Paino. Ia mengaku mendapat barang dari Padli, atas informasi itu petugas langsung mengamankan Padli, Padli pun mengaku mendapat barang haram tersebut dari temannya bernama Agus Hariansyah.

“Setelah tahu bandarnya adalah Ag‎us Hariansyah anggota langsung melakukan penyelidikan. Mendapat informasi itu anggota langsung mengamankan Agus di Kelurahan Pasar Satelit, Kecamatan Utara II pada hari Selasa (14/11) sekira pukul 18.30,” ungkapnya.

Ketika diamankan Agus sempat melakukan perlawanan dengan cara menghantam petugas dan berusaha melarikan diri. ‎Namun petugas yang tak mau kecolongan berhasil membekuknya dan menghadiahinya dengan timah panas di kakinya.

‎”Dari tangannya petugas kita berhasil mengamankan ganja kering dua paket besar seberat 1,800 gram, ganja kering 12 paket dengan berat 57,92 gram.  Selain itu, kita juga mengamankan 7 tersangka lainnya dalam kasus penyalahgunaan narkoba,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan pengakuan Agus mendapatkan barang haram ganja itu dari kabupaten Musirawas Utara (Muratara)‎.”Agus juga merupakan seorang bandar yang sudah lama menjadi incaran kita dan jugaa masuk dalam DPO,” ucapnya. Korankito.com/dhia/depe

AN