Malam-Malam KPK ‘Kunjungi’ Kediaman Setya Novanto. Ada Apa Ya?

Rumah kediaman Setya Novanto di jalan Wijaya, Kebayoran Baru, Nomor 19 Jakarta Selatan. Foto/net

Jakarta — Petugas Komisi Pemberantasan Korupsi mendadak menyambangi kediaman Setya Novanto di Jalan Wijaya, Kebayoran Baru, Nomor 19 Jakarta Selatan.

Nampak paling tidak ada tujuh personel petugas KPK  tiba sekitar pukul 21.30 WIB. Mereka telah memasuki kediaman Setya Novanto.

Berdasarkan pantauan di beberapa stasiun televisi nampak personel dari Brimob juga terlihat berjaga di halaman rumah Setya Novanto.

Belum diketahui maksud kedatangan petugas KPK ke kediaman Setya Novanto malam ini, apakah akan melakukan jemput paksa ataukah melakukan penggeladahan untuk mencari dokumen sebagai tambahan alat bukti.

Berita Sejenis

Dorong Kolaborasi Filantropi di Muba

Najwa Shihab Kirimi Ahok Nasi Kebuli

1 daripada 4.021
Setya Novanto. Foto/net

Sebenarnya KPK hari ini telah menjadwalkan pemeriksaan Setya Novanto terkait status sebagai tersangka kasus korupsi e-KTP. Namun Ketua DPR itu tidak hadir memenuhi panggilan KPK, akan tetapi Setya Novanto lebih memilih memimpin rapat paripurna DPR pagi tadi di Komplek Parlemen.

Penyidik KPK nampak keluar dari kediaman Setya Novanto sekitar pukul 02.45 WIB setelah sekitar 5 jam sejak kedatangan ke rumah pimpinan Golkar tersebut.

Nampak pula Sekitar tujuh penyidik tampak bergegas menghidar dari kerumunan wartawan, membawa koper berwarna biru diduga dokumen hasil penggeledahan di kediaman Setya Novanto. Satu buah tas hitam berukuran besar yang juga diduga berisi dokumen.

Salah satu penyidik senior KPK Ambarita Damanik, tak memberikan komentar saat dimintai keterangan.

Seluruh penyidik KPK kini telah meninggalkan kediaman Setya DPR. Mereka meluncur ke Gedung KPK menggunakan 10 unit kendaraan roda empat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, KPK sendiri sudah mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Setya Novanto.

Sejumlah penyidik KPK yang dipimpin Ambarita Damanik sejak pukul 21.30 WIB menyambangi kediaman Setnov untuk membawanya ke markas pemberantasan korupsi. Namun, tim penyidik KPK hanya ditemui oleh keluarga dan kuasa hukum.

Sampai pagi Kamis (16/11) ini, keberadaan pemimpin partai berlambang pohon beringin itu belum diketahui. (korankito.com/mbam)

AN