Warga Lais Utara Keluhkan Jalan Rusak

Kondisi jalan lintas dari Desa Lais Utara menuju Desa Lais Kecamatan Lais Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Foto/heri

Muba – Warga Desa Lais Utara  keluhkan jalan lintas dari Desa Lais Utara menuju Desa  Lais  Kecamatan Lais Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) banyak yang rusak dan berlubang sedalam 30-50 centimeter (CM).

Dari pantauan di lapangan, lubang di jalan tersebut cukup dalam sehingga pengendara harus berhati-hati dan merayap mencari jalan yang masih bisa dilewati. Kondisi jalan banyak yang rusak dikarenakan intensitas hujan yang tinggi, sehingga jalanan tergenangi air dan dibeberapa titik lebar lubang mencapai 1-2 meter dengan kedalaman 30-50 CM.

Menurut salah seorang warga Dusun 2 Desa Lais Utara Sukarman (62), jalan ini merupakan jalan poros penghubung antar Kecamatan Babat Supat dan Kecamatan Lais serta Desa Lais Utara ke Desa Lais. Selain itu kendaraan beberapa perusahan juga melintasi jalan ini seperti PT Medco juga melewati jalan ini.

“Kalau jalan ini rusak, otomatis berpengaruh terhadap perekonomian masyarakat yang akan membawa hasil pertanian mereka untuk dijual. Selain itu juga berdampak pada tindak kejahatan di lokasi jalan rusak,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Lais utara Heriyanto saat disambangi awak media membenarkan bahwa jalan poros ini rusak. “Dulu masih bergabung dengan Desa Lais pernah dibangun namun sudah lima tahun ini belum ada perbaikan. Apa lagi sekarang sudah pisah desa, belum ada perbaikan juga,” katanya.

Dari desa, lanjutnya, pihaknya sudah mengusulkan dalam kegiatan Musrembang Kecamatan dan Kabupaten. “Kita juga mengusulkan pada DPRD Muba saat reses di desa kami  untuk dibangunkan jalan dari Desa Lais Utara ke Desa Lais sepanjang 4 KM dengan lebar lima meter,” pungkasanya.

Terpisah, salah seorang anggota DPRD Muba dapil Lais dari fraksi PKB Heriyadi menambahkan, bahwa jalan Desa Lais Utara ke Desa Lais sudah diusulkan pihaknya  dianggaran induk  APBD 2018. “Jadi apa yang menjadi usulan warga saat kami reses turun ke desa, insyAllah akan dibangun 2018 mendatang,” ujarnya. korankito.comheri/ejak