Special Envoy PM Inggris: Kabupaten MUBA Dapat Menjadi Teladan di Indonesia

Richard Graham MP the UK Prime Minister’s Trade Envoy saat menyerahkan penghargaan kepada Bupati Muba H Dodi Reza Alex Selasa 14 November 2017 bertempat di Ruang Winston Churchill Gedung Her Majesty’s Treasury

London – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin mengaku bangga atas pencapaian Bupati Muba, H. Dodi Reza Alex yang mendapat penghargaan Inggris atas terobosan sebagai Pionir Pembangkit Tenaga Listrik Terapung Tanpa Emisi di Indonesia atau The Pioneer of Zero Emission Mobile Power Plant, di London Selasa (14/11).

“Sebagai Gubernur, saya jelas bangga dan terharu menyaksikan salah seorang Bupati di Sumatera Selatan, walapun baru menjabat belum 5 bulan tapi kembali mendapat penghargaan,” ujar Alex.

Penghargaan disampaikan oleh Richard Graham MP the UK Prime Minister’s Trade Envoy Selasa 14 November 2017 bertempat di Ruang Winston Churchill Gedung Her Majesty’s Treasury dalam suatu Acara “25 Year Partnership on Zero Emission Mobility between South Sumatera and Ecubes Arcola”.

Ini adalah suatu prestasi bagi Dodi Reza Alex yang telah menjalin kerjasama pembangunan Pembangkit Tenaga Listrik Terapung yang Rendah Emisi Kapasitas 10 MW di Kecamatan Lalan Musi Banyuasin. Program ini sejalan dengan Komitmen CoP 21 Paris dimana bagi negara-negara yang tergabung United Nation the UN on Climate Change (UNFCCC) dapat menggunakan 100 persen energi terbarukan pada tahun 2050 agar pemanasan global tidak meningkat sampai 2 derajat celcius hingga tahun 2100.

Pada acara tersebut, dari Pemerintah Inggris hadir bersama Richard Graham adalah Mark Field MP Minister of State for the Foreign and Commenwealth Office, Louis Taylor Chief Executive Officer UK Export Finance (UKEF) serta pejabat lainnya Depertement International Trade dan Departement for Transport.

Richard Graham dalam kata sambutannya menjelaskan bahwa Kabupaten Musi Banyuasin dapat menjadi teladan di Indonesia untuk menerapkan pembangunan rendah karbon dengan menggunakan energi baru dan terbarukan. Dodi dinilai mampu mengimplementasikan teknologi energi rendah emisi ini tidak hanya di Kabupaten Musi Banyuasin saja tetapi juga di seluruh kabupaten yang ada di Provinsi Sumatera Selatan dan beberapa kota di Indonesia.

Pemerintah Inggris sangat mendukung setiap inisiatif dari pihak manapun yang ingin berpartisipasi dalam membatasi pemanasan global dan menyampaikan penghargaan atas kepioniran Dodi Reza untuk memulai upaya tersebut dari Kabupaten Musi Banyuasin.

Richard juga mengungkap bahwa di Kabupaten Musi Banyuasin Pemerintah Inggeris melalui UK Climate Change Unit (UKCCU) juga pembangunan untuk restorasi hutan di Dangku melaui Proyek Kelola Sendang-ZSL, yang telah mendapat persetujuan untuk dikembangkan sampai Tahun 2020.

Dr. Ben Todd expert hydrogen technology dan Managing Director Ecubes Arcola menjelaskan bahwa pembangkit tenaga listrik yang dikembangkan di Lalan-Muba dengan bahan baku bersumber dari air dan gas yang nol emisi untuk menggantikan pemakaian energi yang bersumber dari bahan baku fosil seperti batu bara dan diesel. Pembangkit ini dengan sistem terapung yang dapat dipindahkan dari satu tempat ke tempat lain yang mempunyai akses sungai untuk mengatasi kebutuhan listrik di daerah terpencil. Teknologi ini juga tidak hanya menghasilkan energi listrik akan tetapi sekaligus dapat dilengkapi untuk menghasilkan air bersih.(korankito.com/mbam)