Dua Pengeroyok Oknum Polisi Diringkus

Dua pelaku pengeroyokan terhadap oknum anggota kepolisian yang ditangkap oleh Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Ilir Timur (IT) II Palembang. Foto/depe

Palembang- Dua pelaku pengeroyokan terhadap oknum anggota kepolisian Bripda RG di area parkir tempat hiburan malam Center Stage (CS), beberapa waktu yang lalu, berhasil diringkus Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Ilir Timur (IT) II Palembang.

Mereka adalah, Reza Vanlepi alias Reza (19) dan Rahmat Siswaludin alias Penyot (22). Keduanya tercatat sebagai warga Kelurahan Kenten, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin.

Kepada petugas kepolisian tersangka Reza mengaku, sebelum terjadi peristiwa pengeroyokan itu, dirinya terlibat cekcok mulut dengan korban yang disebabkan kakinya terinjak ketika sedang berjoget di hall tempat hiburan malam Center Stage.

“Pas kaki terinjak. Saya pegang dadanya dan sedikit mendorong. Ternyata tidak dia (korban) tidak setuju dan kami berkelahi di tengah hall itu,” ujar tersangka saat gelar perkara dan barang bukti di Mapolsek IT II Palembang, Rabu (15/11) siang.

Ia menambahkan, usai keributan di dalam, dirinya menghubungi teman-teman yang lainnya. “Kami ribut lagi pas di luar. Teman saya yang satunya, langsung menikam korban berulang kali. Setelah itu kami langsung melarikan diri,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek IT II Palembang Kompol M Hadiwijaya didampingi Wakapolsek AKP Sujono dan Kanit Reskrim Ipda Andrian Novalezi membenarkan pihaknya sudah mengamankan dua orang pelaku. Sementara tersangka lainnya, masih dalam pengejaran.

Hadi mengatakan, kejadiannya berawal ketika korban yang merupakan anggota polisi terlibat selisih paham dengan pelaku di hall. “Kemudian, terjadilah cekcok mulut yang berujung saling pukul di dalam tempat hiburan malam itu,” ungkapnya.

Merasa belum puas, lanjut Hadi, pelaku menghubungi rekan-rekan yang lain dan melakukan pencegatan saat korban hendak pulang. “Para pelaku kembali mengeroyok korban. Satu pelaku berinisial S, menghantam korban dengan pisau hingga mengalami empat luka tusuk,” katanya.

Setelah dilakukan penyelidikan, pihaknya berhasil menangkap dua pelaku yang bersembunyi di rumah tetangganya. “Atas perbuatannya tersangka 170 KUHP dengan ancaman diatas lima tahun. Kondisi korban saat ini sudah mulai membaik,” tutupnya. korankito.com/depe