Apes, Tersangka Penyiraman ‘Air Keras’ Diringkus Saat Masak Mie Instan

Tersangka saat diringkus Unit Reskrim Polsek IT II Palembang. Foto/depe

Palembang- Muhammad Yunus Ardiansyah (27), tersangka kasus penyiraman air keras terhadap Hamid Dencik (59) diringkus Unit Reskrim Polsek IT II Palembang saat memasak mie instan di kediamannya, Jalan Segaran, Lorong Kebangkan, Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan IT II Palembang.

Tersangka ditangkap bersama pamannya Muhammad Arsyad alias Acek (43) yang tinggal tak jauh dari kediamannya dan Juwendri Perico alias Rico (30) warga Jalan Kebun Bunga, Lorong Lubuk Kawah, Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarami Palembang

“Waktu ditangkap, saya sedang masak mie. Tapi belum sempat makan, sudah ditangkap polisi duluan,” ujar tersangka saat gelar perkara dan barang bukti di Mapolsek IT II Palembang, Rabu (15/11) sekitar pukul 14.00.

Kepada petugas kepolisian Yunus mengatakan, perbuatannya berawal ketika ia mendengar pamannya ribut dengan korban Hamid. “Jadi saya langsung mengajak teman (Rico) untuk menyiram korban dengan cuka para,” ujarnya.

Yunus menambahkan, dirinya melakukan perbuatannya tanpa ada suruhan orang lain. “Inisiatif sendiri Pak. Saya kesal mendengar korban ribut dengan paman. Jadi saya siram dia. Cuka para itu dikasih oleh teman,” tambahnya.

Sementara itu, Acek mengatakan dirinya tidak menyuruh keponakannya menyiram korban dengan air keras. “Saya tidak pernah menyuruh dia Pak. Itu karena inisiatif dia sendiri. Saya juga tidak tahu cuka para itu dapat darimana asalnya,” kata Acek.

Ia membenarkan, sebelum Hamid disiram air keras. Dirinya memang sempat terlibat pertengkaran dengan korban pasal utang-piutang. “Dia punya hutang dengan saya Pak. Waktu kami ribut, didengar oleh keponakan dan marah. Makanya melakukannya itu,” cetus Acek.

Berdasarkan data dihimpun, perbuatan para tersangka terjadi Senin 18 September sekitar pukul 18.00. Dimana ketia itu korban hendak menunaikan ibadah sholat maghrib di Masjid Nur yang berada di Jalan Segaran, Kecamatan IT II Palembang.

Saat dalam perjalan, datang Yunus bersama Rico dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat yang langsung menyiram Hamid dengan air keras. Akibatnya korban harus mengalami luka bakar sekujur tubuh dan membuat laporan di IT II Palembang.

Kapolsek IT II Palembang Kompol M Hadiwijayah didampingi Wakapolsek AKP Sujono dan Kanit Reskrim Ipda Andrian Novalezi mengatakan, usai menerima laporan dari korban pihaknya langsung melakukan penyelidikan.

“Setelah melakukan penyelidikan, kita berhasil mengamankan dua orang tersangka berinisial YA dan RC. Lalu kita lakukan pengembangan dan menangkap satu tersangka lainnya yakni AK. Ketiganya saat ini masih dilakukan pemeriksaan,” jelasnya.

Dirinya menerangkan, YN yang menyiram korban dan RC yang membawa sepeda motor. Sedangkan AK diduga yang menyuruh kedua pelaku. Kita kenakan Pasal 170 KUHP, motifnya dikarenakan selisih paham antara korban dengan pelaku,” pungkasnya. Korankito.com/depe