SFC Libur Seminggu, Manajemen Umumkan Hasil Evaluasi 20 November

Skuad Sriwijaya FC berdoa sebelum bertanding, beberapa waktu yang lalu. Foto/ist

Jayapura – Usai laga melawan Persipura di stadion Mandala Jayapura, Minggu (12/11), suasana ruang ganti Sriwijaya FC sempat haru. Sebab, pertandingan ini merupakan laga terakhir Laskar Wong Kito di musim ini.

Manajemen Sriwijaya FC sendiri menyebut jika seluruh pemain mendapat libur selama seminggu usai laga ini. Diperkirakan, 20 November mendatang manajemen Sriwijaya FC baru akan mengumumkan hasil evaluasi secara keseluruhan dan menyampaikan proyeksi persiapan tim kedepannya.

Usai laga, seluruh pemain memang langsung pulang ke kampung halamannya masing-masing dan hanya menyisakan 2 pemain yang tetap kembali ke Palembang yakni Kapten tim Yu Hyun Koo serta Tijani Belaid. Sementara yang lainnya akan pulang terlebih dulu sembari menunggu informasi kedepannya.

“Untuk hasil evaluasi, akan langsung disampaikan oleh Presiden Sriwijaya FC, termasuk juga pengumuman mengenai persiapan tim kedepannya.  Kita juga masih menunggu agenda kompetisimusim depan. Ada yang bilang sudah dimulai Februari 2018 mendatang, termasuk juga undangan turnamen piala Walikota Padang yang kabarnya digelar Desember nanti,” jelas sekretaris tim SFC, Achmad Haris.

Haris menambahkan, seluruh pemain saat ini masih memiliki kontrak bersama SFC hingga bulan Februari-April 2018  mendatang.

Sementara itu, Beto Goncalves mengatakan, dirinya masih akan berada di Indonesia hingga 20 November mendatang.

“Saya memang masih akan di Indonesia untuk berjaga-jaga karena proses naturalisasi saya masih berlangsung, saya masih akan menunggu jika ada berkas administrasi yang dibutuhkan nantinya,” ungkapnya.

Selain itu, kata Beto, pada 15 November ini dirinya juga akan bertolak ke Lamongan untuk menghadiri laga amal untuk mengenang Chairul Huda, penjaga gawang Persela Lamongan yang wafat beberapa waktu lalu.

“Saya masih terikat kontrak dengan SFC, karena itu saya meminta izin terlebih dulu dan manajemen sudah memberikan izin. Ini adalah laga amal dan sebagai sesama pesepakblola maka saya sangat mendukung kegiatan seperti ini,” tambahnya. korankito.com/nisa/die