PGRI Palembang Sambut HGN

Satu dari peserta lomba pelafalan ikrar guru yang diadakan oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) kota Palembang. Foto/ejak

Palembang – Dalam rangkaian acara perayaan Hari Guru Nasional (HGN) yang jatuh pada 27  November mendatang, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) menggelar berbagai ajang lomba untuk para anggotanya.

Salah satu cabang lomba yang digelar oleh PGRI Kota Palembang yakni pelafalan ikrar guru, dengan tujuan agar guru dapat memahami kode etiknya sebagai tenaga pendidik.

Ketua PGRI Kota Palembang Hasanuddin mengatakan, kegiatan lomba diselenggarakan dalam memperingati HUT ke-72 PGRI dan HGN 2017. “Untuk kali ini, kami menggelar sejumlah perlombaan seperti Lomba Pengucapan UUD 1945, Lomba Ikrar Guru Indonesia, Lomba Paduan Suara dan Lomba Pidato,” katanya seusai pembukaan kegiatan lomba di halaman kantor PGRI Kota Palembang, Senin (13/11).

Pihaknya juga berharap, dengan adanya kegiatan seperti ini maka PGRI lebih dikenal oleh masyarakat. Selain itu, PGRI Kota Palembang juga menyelenggarakan jalan sehat dengan memungut sampah melibatkan 70 ribu orang.

“Khusus kegiatan memungut sampah ditargetkan akan memecahkan rekor MURI. Peserta yang akan kita libatkan 70 ribu yakni 60ribu dari kalangan guru dan siswa, selebihnya kami mengajak masyarakat,” terangnya.

Sementara itu, salah seorang peserta Sri Hartini MPd mengaku memilih mengikuti lomba ikrar guru untuk mengingatkan kembali tugas guru dalam mengajar. Menurut Kepala SD Yayasan IBA ini, lomba ini sangat baik dalam menjunjung tinggi kode etik guru.

“Dengan keikutsertaan lomba ini, saya bisa menghafal ikrar guru dan lebih memahami kode etik guru. Sebab dalam ikrar guru itu berisi tentang bagaimana sikap kita dalam menjalankan amanat UUD termasuk Pancasila,” pungkasnya. korankito.com/ejak