Petenis Jatim Borong Juara

Salah satu pertandingan Tenis dalam ajang Test Event Tennis Road to Asian Games 2018 di Stadion Tenis Bukit Asam, Jakabaring Palembang, Minggu (12/11). Foto/ist

Palembang – Petenis Jawa Timur, M. Rifqy Fitriadi memborong gelar juara tunggal dan ganda Test Event Tennis Road to Asian Games 2018 di Stadion Tenis Bukit Asam, Jakabaring Palembang, Minggu (12/11).

Di final tunggal, Rifqy yang menempati posisi seeded ke empat berhasil menepiskan perlawanan rekan sedaerahnya, Ari Fahresi (15) 6-3 6-2.

“Sejak awal, saya berusaha menekan lawan terlebih dahulu dan tidak membiarkan permainannya berkembang,” tutur remaja kelahiran 23 Januari 1999 ini sesuai laga.

Berpasangan dengan wakil Jawa Tengah, Iswandaru Kusumo Putro (17), Rifqy juga keluar sebagai yang terbaik di sektor ganda putra. Duet seeded ke empat itu sukses menaklukkan unggulan kedua, Achad Imam Maruf dari Jawa Barat dan Indra Adiguna dari DKI Jakarta. Iswandaru dan Rifqy menang straight set 7-5 6-3.

“Lumayan buat persiapan tampil di turnamen internasional TEZ Capital and Finance Tennis Open di Jakarta minggu depan,” tutur petenis yang bercokol di peringkat ke-1450 tunggal dunia ini.

Di kelompok putri, Deria Nur Haliza menyabet gelar juara tunggal setelah memenangi bentrok antar wakil DKI Jakarta. Deria, unggulan keenam mengalahkan juniornya, Fitriana ‘Ana’ Sabrina yang menduduki seeded kedua, 6-4 6-3.

“Sejak awal saya yakin mampu mengatasi permainan Ana. Namun saya sempat kesulitan karena sebagai junior karena Ana bermain seolah tanpa beban,” ucap Deria yang meraih medali perunggu ganda campuran bersama M. Rifqy Fitriadi pada ajang Asian Indoor & Martial Art Games di Turkmenistan, bulan lalu.

Sementara itu, Susan Soebakti selaku Competition Manager Tennis Asian Games 2018 merasa gembira dengan pelaksanaan Test Event ini.

“Dari sisi prestasi, beberapa petenis muda bisa menunjukkan kemampuannya. Sedangkan soal venue pertandingan, kami melihat beberapa hal yang harus diperbaiki sebelum pelaksanaan pesta olahraga antar negara di Benua Asia, tahun mendatang,” tuturnya.

Wanita berkacamata yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Pertandingan PP Pelti ini berharap masih memiliki kesempatan kembali mencoba lapangan pertandingan sebelum Asian Games 2018.

“Indonesia akan menjamu Filipina pada babak pertama Piala Davis Grup II zona Asia Oseania, awal Februari 2018. Alangkah baiknya kalau bisa berlangsung di Palembang,” imbuhnya. korankito.com/ril/nisa