Perusahaan Harus Serap Tenaga Kerja Lokal

Bupati Musirawas Hendra Gunawan saat melihat proses pengelolaan Minyak Kelapa Sawit, mulai dari proses sortasi (pemilahan buah tandan sawit) hingga melihat tempat penampungan CPO dan kolam limbah di PT Karyaindo Sejatitama (PT KIS). Foto/dhia

Musi Rawas – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas imbau tiap perusahaan di wilayahnya dapat menyerap tenaga kerja lokal dan memperhatikan kesejahteraan pekerjanya.

Bupati Mura Hendra Gunawan menjelaskan perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Mura wajib memanfaatkan tenaga lokal sesuai dengan klasifikasi dan kemampuan. “Perusahaan diharapkan dapat memenuhi hak-hak dasar pekerja seperti masalah upah minimum. Saat ini UMR sudah ditetapkan. Selain gaji, juga diharapakan perusahaan dapat memperhatikan hak-hak pekerja lainnya,” jelasnya.

Sedangkan untuk kontribusi pendapatan asli daerah (PAD), hendra menjelaskan, berupa sumbangan pihak ke 3 khususnya dari perusahaan pengolah kelapa sawit dikenakan biaya sebesar lima rupiah per kilogram buah sawitnya. Dan diharapkan dapat segera diselesaikan mengingat saat ini sudah akhir tahun.

“Kontribusi PAD harus segera dibayar, ini salah satu kewajiban perusahaan yang harus dipenuhi.  Karena dari PAD inilah sebagian jalan di Kabupaten Mura bisa dibangun,” tambahnya.

Pihaknya juga mengharapkan agar perusahaan baik PT KIS maupun perusahaan lainnya di Musi Rawas dapat memperhatikan penggunaan infrastruktur khususnya jalan yang dibangun dengan anggaran belanda dan pendapatan daerah (APBD). Karena jalan yang dibangun dengan anggaran negara tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Selain itu, ia menambahkan, saat ini pihaknya akan mulai mengawasi proses pengelolaan minyak kelapa kawit (PMKS), mulai dari proses sortasi (pemilahan buah tandan sawit) hingga tempat penampungan Crude Palm Oil (CPO) dan kolam limbah pabrik CPO.

Pengawasannya dilakukan untuk melihat secara langsung dampak yang ditimbulkan baik dari pengolahan bahan baku dan limbah, hingga pengaruh keberadaan perusahaan tersebut di tengah-tengah masyarakat, salah satunya yang dilaksanakan  PT Karyaindo Sejatitama (PT KIS). korankito.com/dhia/ejak