Niat Pesta Sabu, Malah Mendekam di Sel Tahanan

Ketiga tersangka saat gelar perkara dan barang bukti di Mapolsek IT I Palembang, Minggu (12/11) siang. Foto/depe

Palembang- Niat hati ingin mengkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu. Beni Benmes (18) bersama Romiansyah alias Romi (24) malah mendekam di sel tahanan Mapolsek Ilir Timur (IT) I Palembang.

Dua sekawan ini ditangkap Unit Reskrim Polsek IT I Palembang usai membeli sabu di kawasan Jalan Ali Gatmir, Kelurahan 13 Ilir, Kecamatan IT I Palembang, beberapa waktu yang lalu.

Berita Sejenis
1 daripada 59

Kepada petugas kepolisian, Beni mengaku usai membeli, barang haram itu rencananya akan digunakan di kediaman Romi. Namun, belum tiba di rumah keduanya malah dihentikan anggota polisi.

“Kami patungan belinya Pak. Paket Rp70 ribu itu, rencanaya mau digunakan bersama-sama, untuk bergadang,” katanya saat gelar perkara dan barang bukti di Mapolsek IT I Palembang, Minggu (12/11) siang.

Pemuda yang tinggal di Lorong Margo, Kelurahan Sukodadi, Kecamatan Sukarami Palembang ini mengatakan baru satu bulan menggunakan sabu. “Kami biasanya berdua terus Pak, kalau mau konsumsi. Kami patungan uangnya,” ujar Beni.

Terpisah, petugas Polsek IT I Palembang mengamankan M Zahri alias Mamat (38), warga Jalan Ali Gatmir, Lorong Masawa Darat, Kelurahan 13 Ilir, Kecamatan IT I Palembang. Ia ditangkap, saat memberikan sabu kepada petugas yang menyamar sebagai pembeli.

Kapolsek IT I Palembang Kompol Edi Rahmat didampingi Kanit Reskrim Ipda Jhony Palapa mengatakan ketiganya ditangkap saat petugas melakukan Razia. Dan ketiganya juga baru saja pulang dari membeli sabu dengan harga yang berbeda.

“Untuk Beni dan Romi, kedapatan menyimpan sabu yang mana sabu tersebut disimpan disaku celana Beni, sedangkan Zahri ditangkap saat  menyerahkan sabu ke tangan Polisi yang menyamar hendak membeli,” katanya.

Akibat ulahnya, ketiga tersangka dijerat pasal 112 UU no 39 tentang narkoba dengan ancaman kurungan penjara diatas lima tahun. Korankito.com/depe

AN