Sial! Ingin Punya Kursi Baru, Uang Rp14 Juta Melayang

Korban saat membuat laporan di SPKT Polresta Palembang, Kamis (9/11). KORANKITO/DEPE.

Palembang- Niat hati ingin memiliki kursi baru. Nona Gustiyana (28) warga Jalan Jaya III, Kelurahan 16 Ulu, Kecamatan SU I Palembang justru kehilangan uang sebesar Rp14 juta, setelah dilarikan orang tempatnya memesan kursi.

Tak terima dengan kejadian tersebut. Nona mendatangi ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Kamis (9/11) sekitar pukul 12.00, untuk melaporkan Hanna Uswatun Hanna yang diduga sudah membawa kabur uangnya.

Berita Sejenis
1 daripada 19

Kepada petugas kepolisian, korban mengatakan kejadiannya berawal ketika ia mendapatkan pesan Blackberry Mesengger (BBM) dari terlapor yang menawarkan kursi dari kayu jati. Merasa ingin memiliki kursi baru, Nona pun memesan kursi tersebut.

“Setelah harganya cocok, saya memesan kursi itu dan mentransfer uang sebesar Rp3 juta ke nomor rekening atas nama terlapor, sebagai uang panjar,” jelas korban memberikan keterangan kepada petugas kepolisian.

Setelah kursi dinyatakan selesai. Terlapor menghubungi korban dan meminta sisa uang pembelian kursi tersebut senilai Rp11 juta. Kemudian, Nona mengirimkan sisa uang pembayaran melalui ATM Mandiri yang berada di Jalan Masjid Lama, Desember 2016.

“Dia berjanji, setelah proses pembayaran selesai barang akan dikirim paling lambat dua minggu. Tapi sampai sekarang, kursi saya tidak datang-datang Pak. Ketika saya tanyakan, dia selalu mencari alasan, saat ini sudah tidak bisa dihubungi,” ucapnya.

Dirinya berharap, dengan adanya laporan yang dibuat pelaku cepat ditemukan dan dihukum sesusai undang-undang yang berlaku. “Total kerugian saya Rp14 juta Pak. Saya harap dia segera ditangkap dan uang saya dikembalikan,” tutur Nona.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara mengatakan pihaknya sudah menerima laporan dari korban dan akan segera ditindaklanjuti oleh anggotanya. “Sudah diterima akan kita proses,” singkatnya. Korankito.com/depe.

 

AN