Pasar Cinde Riwayatmu Dulu

Foto/dok

Palembang-Pasar Cinde yang berada di jalan Sudirman merupakan salah satu pasar tertua di Palembang.. Sebagai pasar tradisional, pasar yang satu ini mempunyai keunikan tersendiri. Seluruh jenis barang tersedia. Yang baru, bekas, yang “panas” hingga yang “dingin.”

Pasar Cinde mulai dibangun pada tahun 1957 dan selesai dibangun pada 1958, pascakemerdekaan Indonesia. Bangunan Pasar Cinde ini dirancang dengan struktur utama memakai konstruksi cendawan (paddestoel). Namun, pasar tersebut identik dengan sejarah kesultanan Palembang Darussalam.

Berita Sejenis
1 daripada 4
Suasana dalam pasar cinde sebelum dilakukan revitalisasi bangunan. Foto/dok

Sebab, di tempat tersebut terdapat makam keluarga kesultanan, tepat berada di belakang bangunan Pasar Cinde. Di pemakaman ini terdapat makam sultan pertama dari Kesultanan Palembang Darussalam, yakni Kemas Hindi yang bergelar Pangeran Ratu Kemas Hindi Sri Susuhanan Abdurrahman Candiwalang Khalifatul Mukminin Sayidul Iman

Kondisi pengerjaan revitalisasi bangunan pasar Cinde. Foto/dok

Pada saat sekarang ini, Pasar Cinde rencananya akan dilakukan revitalisasi, akan tetapi belakangan, kontroversi mencuat seiring proses revitalisasi setelah Walikota Palembang menetapkan Pasar Cinde sebagai bangunan cagar budaya pada Maret 2017. Sebagai cagar budaya, renovasi tidak bisa dilakukan sembarangan namun melalui kajian.

Belum keluar hasil kajian dari tim cagar budaya Pasar Cinde, pembongkaran sudah dilakukan oleh pengembang dan para pedagang sudah direlokasi diwilayah sekitar pasar cinde.

Walikota Palembang Harnojoyo akhirnya menghentikan pembongkaran Pasar Cinde yang akan dijadikan pasar modern pada 4 Oktober 2017.

Semoga polemik revitaliasi Pasar Cinde yang terkesan terbengkalai ini dapat segera menemukan titik temu.  Agar masyarakat yang menggantungkan nafkahnya kembali mendapatkan sumber penghasilan yang selama masa pembangunan pasar ini menjadi sangat  berkurang.

Dan harapan para pedagang dan masyarakat yang mencari nafkah di Pasar Cinde, mereka dapat segera kembali beraktifitas dan mendapatkan penghasilan yang memadai seperti sebelum proses revitalisasi dilaksanakan.(korankito.com/mbam)
 

AN