Tertipu Teman, Uang Rp100 Juta Ludes

Sumantri (47) saat melapor ke SPKT Polresta Palembang lantaran telah ditipu temannya. Foto/cr2

Palembang- Merasa telah ditipu oleh temannya sendiri berinisial AD (40). Membuat Sumantri (47), warga Jalan Kirangga Wirasantika, Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan IB II Palembang ini mendatangi Mapolresta Palembang.

Kedatangannya, Selasa (7/11) siang, untuk melaporkan AD ke ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang yang diduga sudah membawa kabur uangnya sebesar Rp100 juta.

Berita Sejenis

Arisan ‘Online’ Kembali Makan Korban

Melawan, Sumito Ditembak Kawanan Perampok

Modus Bonus, Driver Ojol Ditipu

1 daripada 14

Kepada petugas kepolisian, korban menuturkan kejadiannya berawal ketika terlapor mendatangi rumahnya untuk meminjam uang Rp100 juta dengan alasan untuk proyek yang disedang dikerjakannya.

Merasa kenal, lanjut korban, ia pun akhirnya meminjamkan uang kepada AD dan mentransfer melalui mesin anjungan tunai mandiri (ATM) Bank BCA, Jalan Kapten A Rivai, Kecamatan IT I Palembang, Selasa (25/7) siang.

“Katanya dia (terlapor) ada proyek besar. Tapi tidak ada dana untuk mengerjakannya, oleh karena itu dia pinjam dan saya transfer melalui bank BCA cabang A Rivai,” jelas korban memberikan keterangan kepada petugas.

Terlapor berjanji akan membayar hutangnya setelah proyek yang akan dibangun selesai. “Saya tagih, dia memang membayar dengan menggunakan cek. Namun, ketika saya cairkan ternyata cek kosong,” jelas Sumantri.

Mengetahui cek itu kosong. Dirinya langsung menghubungi terlapor. “Katanya mau dibayarkan, sudah saya datangi rumahnya. Dia selalu janji-janji saja, sampai sekarang belum lunas,” cetusnya.

Dirinya pun berharap dengan adanya laporan yang dibuat. Petugas dapat menangkap pelaku yang telah melakukan penipuan  terhadapnya.  “Saya berharap petugas menangkapnya, dan uang saya dapat kembali.”  harapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara melalui KA SPK Ipda Abdul Wahab, membenarkan pihaknya  menerima laporan korban dengan dugaan tindak pidana Pasal 372 dan Pasal 378 KUHP, tentang penipuan dan penggelapan.

“Ya, laporan korban sudah kita terima, dan sudah diserahkan ke unit Reskrim untuk ditindaklanjuti. Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian uang sebesar Rp 100 juta,” tutupnya. korankito.com/CR/depe

AN